Rudi Dicokok setelah Tiga Tahun Buron
TRIBUJAMBI.COM, JAMBI - Setelah berhasil diamankan, Rudi (31) diserahkan kembali ke Lapas Kelas II B Kualatungkal, Kabupaten
Penulis: Dedy Nurdin | Editor: ridwan
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi Nurdin
TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Setelah berhasil diamankan, Rudi (31) diserahkan kembali ke Lapas Kelas II B Kualatungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Penyerahan tersangka oleh pihak Polsekta Pasar diterima Irwan, Kepala Satuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kualatungkal, Rabu (17/2/2016) malam.
Kepada awak media Irwan membenarkan Rudi (31) merupakan tahanan yang kabur saat kerusuhan terjadi di Lapas kelas II B Kualatungkal, Januari 2013 lalu.
Bahkan saat diamankan pada Rabu kemarin, Rudi masih mengenakan baju yang sama ketika pertamakali masuk Lapas kelas II B Kualatungkal tiga tahun silam.
"Napi ini sempat lari, saya waktu itu belum tugas di sana. Kejadian Januari 2013. Setelah kita cek memang benar, dia adalah tahanan kita yang kabur dulu. Kami berterimakasih dengan Polsek Pasar yang sudah mengamankannya,"kata Irwan.
Meski tak tahu persis kronologi pelarian Rudi. Namun, Irwan mengatakan, cukup banyak narapidana yang kabur saat kerusuan berlangsung di LP Kelas II B Kualatungkal.
Namun, sejauh ini masih ada sekitar 10 orang napi belum ditemukan dan masih dicari keberadaannya," kita koordinasi terus dengan pihak kepolisian, termasuk Polda provinsi lain seperti Sumsel, Riau dan Sumatera Barat," jelasnya.
Irwan menjelaskan, Rudi merupakan tahan kasus kepemilikan ganja satu kilogram. Ia merupakan tahanan pindahan dari Lapas Bungo. Rudi divonis 10 tahun dan telah menjalani masa hukuman sekitar 1 tahun lima bulan. "Secara ketentuan tidak ada tambah hukuman paling tidak selama diluar tidak dihitung menjalani hukuman," imbuhnya.
Pasca kerusuhan tahun 2013, Irwan mengatakan, pengawasan diperketat agar kejadian serupa tak terulang. "Kita sudah terapkan maksimum security, termasuk tempat penyimpanan senjata kita,"pungkasnya.
Rudi (31) warga Painan, Kabupaten Pesisir, Sumatra Barat dibekuk saat melintas di kawasan pasar, Kota Jambi Rabu sore. Ia dibekuk bersama tiga rekannya yang kini dalam proses penyelidikan terkait mobil avanza bodong dan uang palsu.