"Kita akan Berikan Bantuan"

Terkait permasalahan anggota ormas Gafatar asal Jambi kini sebanyak 21 kepala keluarga masih berada

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sejumlah anak bermain dengan riangnya di lokasi berkumpulnya warga eks Gafatar asal Mempawah di Bekangdam XII/Tpr, Jl Adisucipto, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (20/1/2016) pukul 16.00 WIB. Sebanyak 2164 jiwa terduga eks Gafatar yang terusir dari sejumlah wilayah di Kalimantan Barat akan dipulangkan ke daerah asalnya menggunakan beberapa Kapal Republik Indonesia. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Laporan Wartawan Tribun Jambi. Tommy Kurniawan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terkait permasalahan anggota ormas Gafatar asal Jambi kini sebanyak 21 kepala keluarga masih berada di Asrama Haji Bekasi untuk diproses kepulanganya oleh tim dari Kesbangpol Provinsi Jambi.

Wakil Gubernur Jambi, Fachori Umar mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan kepada warga Jambi tersebut ketika pulang nanti.

"Pasti akan kita berikan mereka bantuan. Apa lagi aset mereka kini sudah tidak ada. Tetapi mereka harus benar-benar kembali jalan yang benar," katanya.

Sebelumnya, kepulangan eks anggota Gafatat asal Jambi kini terhambat dengan minimnya anggaran yang digelontorkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi. Namun Sekda Provinsi Jambi, Ridham Priskap mengaku akan memggunakan anggaran APBD Provinsi Jambi.

"Di dalam itu ada biaya tidak terduga. Anggaranya sekitar Rp 150 juta," kata Ridham.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved