Rektor Sebut Bakal Awasi Kegiatan Kemahasiswaan
menunjukan seluruh elemen masyarakat masih memiliki jiwa nasionalisme
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: bandot
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rektor Universitas Jambi (Unja), Jhoni Najwan mengatakan, deklarasi menolak Radikalisme, terorisme dan LGBT merupakan amanat kontintusi membela negara dan meningkatkan pemahaman civitas Unja untuk wawasan kebangsaan.
"Mudah-mudahan dengan adanya deklarasi ini masyarakat jambi lebih paham dengan berbagai gerakan yang bertentangan dengan UU, juga komunitas LGBT yang sudah meresahkan masyarakat. Deklarasi ini juga momen kita untuk memulai mengawasi berbagai kegiatan kemahasiswaan, " katanya, Kamis (11/2).
Kapolda Jambi melalui Irwasda Polda Jambi, Kombes Pol Muchlis mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan deklarasi ini menunjukan seluruh elemen masyarakat masih memiliki jiwa nasionalisme.
"Ada empat kegiatan sesat yang tercatat di Polda Jambi. Seperti paham aliran sesat seperti ISIS sempat terjadi di Jambi pada tahun lalu seperti di area komplek perkantoran Gubernuran di Telanaipura, di dekat Persijam, Jambi selatan," katanya.
"Seorang remaja juga sempat diamanakan Polresta Jambi karena mengoleksi perlengkapan ISIS di Jambi Timur dan di Kabupaten Kerinci juga," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/11022016-deklarasi-tolak-radikalisme-dan-lgbt_20160211_175431.jpg)