Pamit Pergi ke Puskesmas Rismita Ternyata Nyebur ke Air Panas

Rismita tiba-tiba menceburkan diri

Penulis: hendri dede | Editor: bandot
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE
Suasana di rumah duka 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendri Dede Putra

TRIBUNJAMBI.COM - Lokasi wisata Air Panas Semurup, Kabupaten Kerinci, Kamis (11/2) geger.

Rismita (44) warga Desa Dusun Dalam, Siulak menceburkan diri di lokasi air panas yang biasa disebut warga Gao Luluk (lumpur panas).

Saksi mata di lokasi kejadian, Rohati mengungkapkan ia melihat dua orang yang datang dengan kendaran di lokasi air panas.

Awalnya mereka tampak santai dilokasi air panas berlumpur tersebut. Tidak berapa lama kemudian, tiba-tiba Ia mendengar teriakan seorang perempuan dari gao.

"Pas aku sedang ngurus dagangan, melihat orang tu awalnyo santai be. Tapi mendadak yang perempuan. Aku langsung lah ke gao, dio (korban) lah di dalam dan aku tolong sama kawannyo," katanya.

Sedangkan Pontralia (40) mengatakan awalnya ia diminta korban untuk mengantarnya berobat ke puskesmas yang berada di Semurup, berdekatan dengan lokasi air panas.

Karena korban yang juga kekuarganya, Pontralia pun memboncengi korban sekitar pukul 07.00 dari rumah dan sampai di Semurup sekitar pukul 07.30 WIB.

Tapi tiba Semurup korban malah meminta ingin dibawa ke air panas dulu baru ke puskesmas. "Sampai di gao, aku langsung buang air kecil. Sebentar aku pergi nyo lah masuk gao," katanya

Pontralia menceritakan ia langsung berlari ke lokasi gao yang berjarak sekitar 20 meter. Ia menarik rambut korban dari dalam air panas berlumpur itu dengan dibantu Rohati seorang pedagang disana.

Korban berhasil diangkat namun dengan kondisi sebagian badan sudah mulai mengelupas.

Karena kebingungan mengevakuasi korban, mereka berteriak minta tolong dengan warga yang berada disekitar lokasi.

"Saat kami angkat ke atas korban masih hidup. Baru warga banyak yang datang. Dio akhirnya dibawa ke rumah sakit umum," ungkapnya

Pontralia pun langsung menghubungi ke pihak keluarga di Desa Dusun Dalam Siulak.

Ia menyebut sampai dirumah sakit sempat dirawat dirungan IGD. Namun karena kondisi korban sudah kritis.

Akhirnya Rismita meninggal dunia. "Tidak bisa ditolong lagi. Kami keluar dari rumah sakit sekitar jam 9.30 langsung dibawa kerumah Siulak," ungkapnya

Antoni Hendiyadi Kepala Desa dusun Dalam Kecamatan Siulak yang juga masih keluarga korban mengatakan Rismita pergi dari rumah dengan alasan berobat di Puskesmas didesa Sungai Sidik yang jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi air Panas Semurup dimana korban menyeburkan diri.

"Korban ini pergi dari rumah sekitar pukul 06.30 wib, informasinya korban ingin berobat karena Rismita (44) ini memang sudah lama sakit (Ambayen) tak kunjung sembuh, selama ini korban tinggal bersama anaknya yang kecil, karena faktor ekonomi sehingga sakit ambayennya tidak diobati,pagi tadi katanya mau berobat," ungkapnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved