Harga Emas Dunia Tergelincir

Penurunan harga emas terjadi setelah data tenaga kerja AS menyokong rencana kenaikan suku bunga The Federal Reserve.

Editor: Duanto AS

TRIBUNJAMBI.COM, TOKYO - Harga emas dunia terpeleset dari posisi tertingginya sejak Oktober 2015 lalu. Berdasarkan data Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran segera turun sebesar 0,8% menjadi US$ 1.164,60 per troy ounce. Pada pukul 08.46 waktu Singapura, harga kontrak yang sama berada di level US$ 1.167,45 per troy ounce.

Pada Jumat (5/2) lalu, harga emas melonjak ke posisi US$ 1.174,69 per troy ounce. Ini merupakan level tertinggi sejak 28 Oktober lalu.

Penurunan harga emas terjadi setelah data tenaga kerja AS menyokong rencana kenaikan suku bunga The Federal Reserve. Asal tahu saja, data tenaga kerja AS yang dirilis pada Jumat akhir pekan lalu menunjukkan pasar tenaga kerja Amerika menambah sekitar 151.000 lapangan kerja baru pada Januari.

Kondisi itu menekan tingkat pengangguran AS ke level terendah dalam delapan tahun terakhir di posisi 4,9%. Tidak hanya itu, tingkat upah pekerja AS juga melompat 2,7% pada Desember. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak pertengahan 2009 lalu.

Data positif AS secara otomatis memperkuat posisi dollar AS. Sebaliknya, saat dollar perkasa, harga emas akan tertekan.
Sumber: Bloomberg

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved