FOTO: Ada Tradisi Menghidupkan Lilin Merah dan Barongsay
Pengurus Bagian Umum Klenteng Shiu Shanteng, Chu Harto mengatakan, persiapan untuk menyambut Imlek di Klenteng sudah 80 persen.
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pengurus Bagian Umum Klenteng Shiu Shanteng, Chu Harto mengatakan, persiapan untuk menyambut Imlek di Kelenteng sudah 80 persen.
Baik dari persiapan meja, lampion, garu, kim chua (kertas sembahyang), gula-gula dan lilin merah.
"Kim chua akan diambil oleh setiap umat yang akan memulai sembahyang, lalu umat akan membakar kim chua setelah sembahyang. Sedangkan garu itu wangi diibaratkan umat konghucu itu wangi tidak tercemar dengan hal-hal buruk," kata Chu Harto, Sabtu (6/2).
Disebutkannya, tradisi yang akan dilakukan di Klenteng Shiu Shan Teng, selain sembahyang, yakni menghidupkan lilin dan barongsay.
"Lilin merah disimbolkan sebagai rezki baik. Lilin merah yang menyala diartikan bagi mereka yang punya usaha akan lancar," katanya.


Foto-foto Rian Aidilfi Afriandi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kelenteng-shiu-shan-teng_20160206_154057.jpg)