Minggu, 19 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ini Harga Miring yang Ditawarkan Pedagang Telur Jalanan di Kota Jambi

Salma, pedagang telur di Pasar Talang Banjar mengatakan dampak pedagang telur dadakan yang menggunakan

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/HERI PRIHARTONO

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Salma, pedagang telur di Pasar Talang Banjar mengatakan dampak pedagang telur dadakan yang menggunakan mobil di beberapa pinggir jalan cukup besar.

Jika dalam seminggu pelanggannya mengambil sepuluh ikat telur saat ini hanya satu ikat.

"Rugilah biasanya jual seikat sekarang hanya separuhnya bahkan jika ditotal lebih dari separuh macetnya," kata Salma.

Keadaan ini membuat stok telur yang diambilnya dibatasi sehingga ditargetkan seminggu habis.

Dengan kondisi ini ia tak dapat berbuat banyak.

"Kita gak bisa melarang mereka jualan," katanya.

Telur di tempatnya dijual mulai Rp 1.400 hingga 1.500 untuk ukuran telur yang lebih besar. Telur-telur di tempat Salma tak hanya didapat dari agen tapi juga dari Sumatera Barat.

Di lokasi penjualan telur yang ada di pinggir jalan ini telur dijual seharga Rp 1.100 per butir.

Menurut seorang pedagang yang membedakan hanya ukuran sedangkan warna yang lebih putih gak berpengaruh terhadap rasa.

Dalam satu hari rerata telur yang terjual 50 hingga 70 piring.

Mereka berjualan dengan mobil dengan alasan lebih praktis cukup membersihkan lokasi.

"Mereka bukan peşaing kita dan biar masyarakat yang menilai," kata seorang pedagang yang enggan disebut namanya.

Dari pantauan Tribunjambi.com memang terlihat pembeli telur di pinggir jalan ini cukup banyak.

"Cari yang murah lah sebagai pengiritan andaikata ada yang dingin itu rIsiko," ujar Sumardi, salah seorang pembeli.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved