Pemerintah Harus Bikin Perda Soal Alih Fungsi Lahan

Angka tersebut meningkat sebesar 16.937 hektar yang ditargetkan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi sebelumnya yakni 170 ribu hektar.

Pemerintah Harus Bikin Perda Soal Alih Fungsi Lahan
TRIBUN JAMBI/TOMMY KURNIAWAN
Tunggul Iman

TRIBUNJAMBI.COM JAMBI - Alih fungsi lahan yang dilakukan sejumlah Kabupaten/kota di Provinsi Jambi menjadi kendala serius oleh pihak Kemenetrian Pertanian untuk melakukan upaya pencapaian target produksi padi di tahun 2016.

Kementerian Pertanian menekankan agar Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi melakukan Upaya khusus (upsus) untuk mengantisipasi banyaknya luas sawah yang dialihfungsikan.

Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Kementerian Pertanian Tunggul Iman Panudju Menteri Pertanian bersama Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Kementerian Pertanian telah sepakat akan menaikkan luas tanam sektor pertanian khususnya padi di Provinsi Jambi tahun 2016 seluas 186,937 hektar.

Angka tersebut meningkat sebesar 16.937 hektar yang ditargetkan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi sebelumnya yakni 170 ribu hektar.

"Namun ada beberapa kendala kita saat ini untuk melakukan penanaman tanaman, satu diantaranya alih fungsi lahan di setiap Kabupaten. Itu problem serius kita," katanya.

Menurutnya untuk di Provinsi Jambi sendiri beberapa masyarakat ada yang mengubah area persawahanya menjadi tanaman lainya seperti karet bahkan sawit.

"Ada juga di bangun rumahlah, sampe dijadikan PETI, itu masalah serius kita," katanya.

Tunggul pun berharap Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk membuat peraturan daerah kepada masyarakat agar yang area sawahnya menjadi prioritas pemerintah untuk tidak dialih fungsikan.

"Kita imbau Pemda untuk buat peraturan ataupun Pergub untuk memaksimalkan tanah dengan padi. Kemudian nantinya akan melakukan cetak sawah. Tapi hal yang paling gampang adalah stop dulu alih fungsi, masyarakat ini kena penyakit, lihat harga jual tinggi mereka langsung menjual tanahnya, padahal mereka tidak sadar untungnya menanam padi ditambah ada bantuan dari pemerintah," katanya.

Penulis: Tommy Kurniawan
Editor: deddy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved