Ledakan di Sarinah

Polisi yang Tertembak di Sarinah Sebut Sempat Lari Sebelum Peluru Hantam Punggungnya

Aiptu Suhadi, Anggota Subdit Gatur Ditlantas Polda Metro Jaya selamat usai tertembus peluru dari pistol teroris di MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1) l

Polisi yang Tertembak di Sarinah Sebut Sempat Lari Sebelum Peluru Hantam Punggungnya
KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COM
Aiptu Suhadi, anggota Ditlantas Polda Metro Jaya yang ditembak pertama kali teroris Thamrin, Jakarta Pusat bersama Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Musyafak. 

TRIBUNJAMBI.COM - Aiptu Suhadi, Anggota Subdit Gatur Ditlantas Polda Metro Jaya selamat usai tertembus peluru dari pistol teroris di MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1) lalu. Suhadi hanya mengalami luka tembak di punggung.

Langkah Aiptu Suhadi membubarkan kerumunan massa di sekitar Pos Polisi kawasan Sarinah, tiba-tiba terhenti setelah terdengar letusan senjata api. Dalam hitungan detik, Ia lalu melihat sahabatnya, Minto justru berupaya menghindari sesuatu dengan merundukkan badan.

"Saya melihat Pak Minto (polisi lalu lintas) di depan saya seperti menghindar," kata Suhadi di Jakarta, Rabu (20/1).

Suhadi menyebut, tidak jauh dari lokasi Minto berada, seorang pria bertopi yang menggendong tas ransel justru mengarahkan moncong senjata api ke arah Minto. Arah moncong pistol ini sekaligus mengarah ke Suhadi yang berdiri tidak jauh dari Minto.

"Saya lari sambil melihat ke belakang dan melihat pelaku," kata Suhadi.

Suhadi berhasil melarikan diri menuju jalan Sabang. Namun, sebutir peluru berhasil merobek punggung. Suhadi yang masih mengenakan helm pun merasakan sesuatu di punggungnya tersebut.

"Rasanya seperti terkena ulat bulu, panas," ucapnya. (*)

Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved