Kurikulum 2013 Diimplementasi Sekaligus Dikaji Lagi
Adanya rencana perubahan kurikulum dibenarkan oleh Mulyadi selaku kabid dikmen (kepala bidang
Penulis: Jaka Hendra Baittri | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Adanya rencana perubahan kurikulum dibenarkan oleh Mulyadi selaku kabid dikmen (kepala bidang pendidikan menengah) Dinas Pendidikan Kota Jambi. Namun, kurikulum menurutnya tidak diubah secara total.
"Ada 6 SMA di Jambi dan 5 SMK yang menjadi pilot kurikulum 2013. Selain sekolah itu masih menggunakan kurikulum 2006," ungkapnya, pada Jumat (15/1).
Keenam SMA itu adalah SMAN 1,2,3,4,5 dan SMAN 11. "SMKnya diantaranya SMK 2, 3, 4, dan PGRI dua" katanya.
rosesnya menurut Mulyadi perlahan sekolah yang pilot project Kurikulum 2013 ini implementasinkan dapat berimbas ke sekolah lain. "Ada SMAN 1 sebagai induk klaster yang melakukan pendampingan terhadap kurikulum K-13 ini," katanya.
Mulyadi juga menjelaskan bahwa yang sedang berkembang sekarang isunya adalah akan ada kurikulum nasional. "Pada prinsipnya itu kurikulum 2013 yang akan dikaji dan diperbaiki pada bagian tertentu. Bukan ganti total," katanya.
Seperti misalnya proses penilaian. "Proses penilaian ini yang awalnya menjadi keluhan para guru terhadap kurikulum 2013. Tapi sekarang sudah ada permendikbud nomor 53 tahun 2013, tentang pedoman penilaian hasil belajar," katanya.
Sementara ini dia mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi setiap semester. Namun, untuk kurikulum nasional Mulyadi mengatakan belum juga ada pelaksanaan.
"Baru rencana-rencana saja," kata Mulyadi.