Breaking News:

Health and Beauty

Keloid yang Bikin Gak Nyaman

LUKA pada tubuh umumnya akan meninggalkan bekas di kulit. Beberapa orang bahkan mengalami hal yang lebih buruk

TRIBUNJAMBI.COM - LUKA pada tubuh umumnya akan meninggalkan bekas di kulit. Beberapa orang bahkan mengalami hal yang lebih buruk yaitu munculnya keloid.

Dr Rizka Aroza dari Vz Skin Care menjelaskan keloid adalah jaringan luka yang tumbuhnya tidak sempurna.

"Seharusnya saat luka, tepi dengan tepi membentuk jaringan baru yang menyatu. Namun ada orang yang punya bakat keloid, jaringan yang terbentuk itu berlebihan. Jadinya jaringannya menyatu tapi ada tonjolan atau melebar," katanya.

Pembentukan jaringan luka yang berlebihan ini lebih banyak disebabkan oleh faktor genetik. Faktor pemicunya tentu karena ada luka. Baik luka karena jatuh atau kecelakaan maupun luka karena tindakan operasi.

Keloid bisa muncul baik bagi perempuan maupun laki-laki. Tua ataupun muda dan dapat berpeluang muncul di bagian tubuh mana saja yang mengalami luka.

"Di muka, kalau kita ada bakat keloid, bisa juga," kata Rizka.

Pengobatan terhadap keloid ada yang melalui operasi. Namun tindakan ini menurut dr Rizka tidak direkomendasikan sebab menimbulkan luka baru yang dikhawatirkan dapat memunculkan keloid yang lebih parah.

"Untuk pengobatan kami menyarankan melalui suntik keloid," sebutnya.

Suntik ini dilakukan satu bulan sekali dengan obat yang sama. Setelah terapi ini, lama-kelamaan keloid akan mengecil sendiri. Diameternya terus mengecil sampai akhirnya menghilang.

"Tapi tetap tidak bisa mulus seperti kulit umumnya. Cuma dia nggak selebar dan setebal sebelum diberikan suntik keloid," ungkapnya.

Secara kesehatan, keloid sebenarnya tidaklah berbahaya dan tidak menular. Hanya saja beberapa orang menganggap keloid merusak estetika atau bisa mengurangi kecantikan. Terutama untuk para pekerja seni seperti artis yang menjual kecantikan dan kemolekan tubuh.

"Sebagian orang mungkin menganggapnya tidak masalah. Namun beberapa orang lain menganggapnya menganggu estetika sehingga perlu diatasi," pungkasnya.

Penulis: rida
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved