Health and Beauty
Waktu Sangat Menentukan Kesembuhan
Kasus tidak sadarkan diri baik langsung ataupun tidak, sangat erat kaitannya dengan otak karena otak
Penulis: rida | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM - Kasus tidak sadarkan diri baik langsung ataupun tidak, sangat erat kaitannya dengan otak karena otak adalah pusat kesadaran. Sayangnya tidak banyak orang yang menyadari hal ini sehingga penanganan pada kasus kegawatdaruratan pada otak sering kali terlambat atau terkesan diabaikan.
"Masyarakat kita, ketika ada yang mengalami trauma, tidak sadarkan diri, apa yang dilakukan? Ditenangin dulu, diberi minyak dulu, dipijit-pijit biar sadar. Padahal kasus kegawatdaruratan ini perlu penanganan cepat karena hal ini mengancam nyawa," kata Dokter Spesialis Bedah Syaraf dari RS Siloam Jambi, Dr Ronny Setiawan SpBS.
Ditegaskan dokter andalan Rumah Sakit Siloam ini, respon time sangat penting ketika terjadi kegawatdaruratan. Waktu di luar rumah sakit sangat menentukan kesembuhan.
"Ada kondisi dimana otak yang sudah mengalami kerusakan tidak bisa menunggu. Jika tidak langsung operasi, maka kondisi pasien akan semakin memburuk," kata dr Ronny.
Operasi oleh bedah saraf umumnya melakukan empat hal. Dekomresi, evakuasi, drainase dan pembersihan atau pencucian luka. Menurutnya, kondisi baik buruknya pasien juga ditentukan oleh beberapa faktor. Baik faktor dari luar rumah sakit maupun dari dalam rumah sakit.
Misalnya saja untuk kondisi dari luar rumah sakit. Masyarakat sekitar harus mengetahui hal hal apa saja yang harus dilakukan jika melihat korban yang terbaring karena benturan kepala atau cedera.
"Harus segera mungkin dibawa ke rumah sakit. Jangan dibawa ke rumah atau melakukan tindakan sendiri. Waktu adalah nyawa. Jadi jika kondisi pasien yang mengalami cedera harus dilakukan tindakan sesegera mungkin dengan membawanya ke rumah sakit terdekat," tegasnya.
Faktor lain yang tidak kalah penting ada di dalam rumah sakit. Yakni meliputi kelengkapan alat atau fasilitas yang memadai.
"Juga harus ada dokter jaga 24 jam yang bisa langsung menangani pasien serta dokter spesialis bedah saraf sehingga bisa langsung melakukan tindakan atau operasi dalam keadaan gawat darurat," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/07012016_pingsan_2_20160107_222637.jpg)