Perbankan

Jusuf Kalla Kembali Sentil Bunga Bank Tinggi

Pemerintah meminta semua pihak mementingkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Editor: Fifi Suryani
ANTARA FOTO/WIDODO S JUSUF

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pemerintah meminta semua pihak mementingkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Sebab, hanya dengan pertumbuhan ekonomi tinggi, industri akan ikut tumbuh.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam pidato penutupan perdagangan bursa saham tahun 2015 mengatakan, perbankan harus mengambil keuntungan dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Jangan sampai, hanya mengharapkan keuntungan dari suku bunga yang tinggi.

Menurut JK, industri perbankan saat ini banyak mengandalkan keuntungan dari bunga atas pemberian kredit kepada korporasi maupun industri kecil. Hal itu dianggapnya salah, karena justru akan menghambat pertumbuhan ekonomi.

Justru, seharusnya industri perbankan bisa lebih maju dengan memberikan biaya permodalan yang rendah. Terkait hal ini, JK mengaku sering membicarakan hal ini dengan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo.

"Sektor keuangan maju, harus karena sektor riilnya," kata JK, Rabu (30/12) di Jakarta.

JK mencontohkan, ketkika pemerintah memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pengusaha kecil dan menengah. Harapannya, industri kecil dan menengah bisa tumbuh sehingga mendorong produktifitas, yang pada akhirnya pertumbuhan ekonomi membaik.

Industri perbankan dan sektor riil harus bisa berjalan beriringan, tumbuh bersama-sama. Jika sektor riil terjaga dan tumbuh, maka stabilitas akan tercipta, laju inflasi terjada dan nilai tukar juga akan lebih baik.

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved