Eksklusif Tribun Jambi
Pengguna Alat Berat untuk PETI Disebabkan Pembiaran oleh Pemerintah
Menurut Direktur Perkumpulan Hijau Jambi, Feri Irawan banyaknya alat berat digunakan untuk aktivitas
TRIBUNJAMBI.COM - Menurut Direktur Perkumpulan Hijau Jambi, Feri Irawan banyaknya alat berat digunakan untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Merangin disebabkan adanya pembiaran oleh pemerintah setempat. Sebab, alat berat bisa masuk sampai ke lokasi PETI melalui jalan darat, yang melintas di jalan raya.
Jika selama ini dilakukan razia tentu alat berat yang akan digunakan tak akan bisa sampai ke lokasi PETI. Sebab di jalan terlebih dahulu telah dilakukan pengecekan oleh aparat.
Untuk melakukan pemberantas PETI yang telah terjadi selama ini ungkapnya, harus ada komitmen pemerintah mulai dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat desa. Namun dalam melakukan pemberantasan, pemerintah juga harus bisa mencari solusi bagi para pelaku PETI.
Pemerintah juga lanjutnya, harus bisa melihat dari aktivitas PETI yang dilakukan selama ini. Apakah aktivitas tersebut memang benar-benar dilakukan oleh masyarakat kecil untuk mencari makan atau para pengusaha.
Kalau bicara untuk masyarakat sebutnya, tentu masyarakat kecil tidak mungkin mampu menggunakan alat berat dalam aktivitas PETI. Biasanya yang menggunakan alat berat adalah para pengusaha yang memiliki modal besar.
Kalau Pemkab dan aparat melakukan pemantauan tentu mereka tahu, siapa yang menggunakan alat berat tersebut. Kalau memang ada keseriusan, tentu penertiban bisa dilakukan.
Pemerintah tuturnya, juga harus mensosialisasi kepada masyarakat bahaya PETI. Apa lagi saat ini memasuki musim hujan, dampak dari PETI sangat bahaya bisa menyebabkan banjir bandang dan berubahnya struktur sungai. Intinya, masyarakat harus dilibatkan dalam upaya melakukan penertiban aktivitas PETI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/25122015_alat-berat_20151225_092858.jpg)