Perbaiki Indeks, KPK akan Pergencar OTT

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap bila operasi tangkap tangan (OTT)

Editor: Fifi Suryani
ANTARA FOTO/YUDHI MAHATMA

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap bila operasi tangkap tangan (OTT) dapat diperluas dan diperbanyak.

"Nanti mungkin bisa dibagi (dengan penegak hukum lain) kalau hasilnya kecil ( kerugian negara)," katanya dalam konpres seusai upacara serah terima jabatan, Senin (21/12).

Namun, bila nilai kerugiannya besar dapat ditangani sendiri.

"Kalau berbenturan dan berdampak luas sebaiknya kita ambil," tambahnya.

Agus menjelaskan tujuan adanya kerjasama ini adalah untuk meningkatkan corruption perception index.

Pasalnya, saat ini index Indonesia masih berada di posisi 34 masih kalah dengan Malaysia yang sudah berada diposisi 50.

Sekadar informasi, KPK baru saja mendapatkan lima pimpinan baru yaitu Agus Rahardjo, Alexander Marwata, Laode M Syarief, Saut Situmorang, dan Basaria Panjaitan.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved