Pekerja yang Ada Saja Mau Dikurangi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI, TRIBUN - Menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di 2016, Wali Kota Jambi, Sy Fasha

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: ridwan

Laporan wartawan Tribun Tommy Kurniawan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI, TRIBUN - Menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di 2016, Wali Kota Jambi, Sy Fasha mengimbau agar warga Kota Jambi meningkatkan kualitas kinerja agar mampu bersaing dengan para pekerja yang berasal dari luar negeri.

"Selain itu, mereka perlu mengembangkan ekonomi kreatif. Pengembangan perlu dilakukan sebagai salah satu aspek perekonomian andalan hadapi pasar bebas seiring pemberlakuan MEA," kata Fasha, Minggu (13/12). Melihat sampai saat ini cukup banyak perusahaan di Kota Jambi yang menerima para pekerja dari luar Kota Jambi, tentu membuat cemas Fasha.

"Cukup miris juga melihatnya, kemarin saat saya pantau banyak karyawan dari luar Kota Jambi," ungkap Fasha, Sabtu (12/12). Ia instruksikan Dinas Sosial Ketenaga kerjaan (Dinsosnaker) Kota Jambi mendata jumlah pekerja baik dari luar maupun dari dalam.

"Itu akan menjadi perbandingan nantinya. Kita berharap Dinsosnaker bisa cepat mendatanya. Selain itu kita berharap para investor di Kota Jambi bisa memilih warga asli Kota Jambi untuk dipekerjakan," ucapnya. Sementara itu, dari data Dinsosnaker Kota Jambi, angka pencari kerja di Kota Jambi dari Januari hingga November 2015 sebesar 14.725 orang.

Angka tersebut tidak sebanding, mengingat jumlah lowongan pekerjaan dari perusahaan di Kota Jambi hanya 1.955 orang. "Pencari kerja terus bertambah disebabkan karena sebagian besar tidak mempunyai skill untuk terjun ke dunia kerja dan juga ada yang milih-milih jenis pekerjaan," kata Amran, Kabid Penempatan Tenaga Kerja pada Dinsosnaker Kota Jambi.

Menurutnya, meningkatnya para pencari kerja ini dibarengi daya serap pasar kerja yang masih rendah dan juga kondisi seperti ini ditambah lagi perekonomian yang masih lemah sehingga banyak perusahaan menunda menerima pekerja baru.

"Lowongan terdaftar di kami jauh menurun. Perusahaan, jangankan menerima pekerja, tapi pekerja yang ada saja mau dikurangi, karena ekonomi sulit,” ujarnya. Selain itu ia juga mengaku, saat ini masih banyak pencari kerja di Kota Jambi memilih pekerjaan. "Kadang ada yang berpindah pindah kerjanya, ada juga banyak milihnya. Seharusnya mereka sadar, dalam MEA tahun depan mereka bersaing ketat," katanya. (kur)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved