Investasi

Banyak Investor yang Melirik Jambi

Sejumlah investor dalam negeri maupun asing berencana menanam modal di Jambi. Sebut saja perusahaan

Penulis: hendri dede | Editor: Fifi Suryani

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendri Dede

TRIBUNJAMBI.COM JAMBI - Sejumlah investor dalam negeri maupun asing berencana menanam modal di Jambi. Sebut saja perusahaan raksasa bernama Fuhai Group Limited, Abassam, termasuk dua investor yang akan membangun pelabuhan di Kota Jambi dan Kabupaten Batanghari. Serta perusahaan-perusahaan besar yang akan membangun pembangkit listrik di ProvinsiJambi.

Akan tetapi menurut Badan Penanaman Modan Daerah dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMD dan PPT) Provinsi Jambi sejauh ini beberapa perusahaan tersebut baru melakukan penjajakan, sehingga belum ada yang sampai pada tahap pengurusan izin. Untuk itu Pemerintah Provinsi Jambi berharap dengan aturan perizinan yang telah dipermudah, sejumlah investor benar-benar merealisasikan investasi tersebut.

Kabid pelayanan dan perizinan terpadu BPMD dan PPT Provinsi Jambi, M Siddik Ahmad dimintai tanggapannya mengenai investor asal Tiongkok yang berencana berinvestasi di Tanjab Timur mengatakan sejauh ini baru sebatas penjajakan.

Sesuai prosedur menurutnya para investor penanaman moda dalam negeri (PMDN) pertam mengajukan rencana investasi (izin prinsip) sampai besaran nilai inevstasinya untuk kemudian pada thap perizinan lainnya. Pada proses tersebut, ucapnya, badan perizinan mempermudah investor. Sementara untuk investor asing, mereka mengajukan izin melalui pusat, nanti dilanjutkan ke daerah.

"Memang ada kita lihat di kawasan Ujung Jabung Tanjabtim banyak dilirik investor, tapi sedang menjajaki. Sejauh ini kita belum masuk perizinannya, mungkin izinnya dari pusat tapi belum turun," ujarnya kepada Tribun, Selasa (8/12).

Dia mengatakan, bila sejumlah perusahaan merealisaiskan semua rencana investasinya tentu tidak hanya memberi income terhadap negara, tetapi juga masyarakat, sebab dengan berjalannya investasi tersebut akan diikuti dengan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar.

"Untuk itu kita akan mendukung dan memberi kelancaran investasi terutama terkait dengan perizinan," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved