Pilkada Tanjabbar
Tanjabbar Masuk Daerah Bermasalah, KPUD : Sudah Selesai
Sebelumnya memang di bawah 50 persen, karena dari total anggaran Rp 13 miliar pihaknya baru melakukan pencairan Rp 5 miliar.
Penulis: Awang Azhari | Editor: Deddy Rachmawan
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL -Soal pencairan anggaran terhadap KPUD Tanjab Barat sempat mendapat sorotan, dikutip dari Kompas.com, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, hingga saat ini (empat hari lalu) masih terdapat lima daerah yang belum memberikan konfirmasi soal terhambatnya pencairan anggaran pilkada.
Pencairan anggaran di lima daerah tersebut masih di bawah 50 persen. Kelima daerah tersebut yaitu, Pematang Siantar, Tanjung Jabung Barat, Natuna, Oku Timur, dan Kuantan Singingi.
"Diasumsikan kelima daerah tersebut masih bermasalah. Tapi kita belum tahu tepatnya seperti apa. Apa karena mereka tidak datang karena bermasalah, atau ada problem dan memang sudah selesai," ujar Ferry, di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (2/12/2015).
Dikonfirmasi soal ini, Komisioner KPUD Tanjab Barat, Ahmad Hadziq menyebut untuk saat ini tidak ada lagi kendala. Sebelumnya memang di bawah 50 persen, karena dari total anggaran Rp 13 miliar pihaknya baru melakukan pencairan Rp 5 miliar.
"Karena kita pakai sistem bertahap, tapi tidak ada masalah sudah selesai, dua hari lalu kita juga sudah melakukan pencairan Rp 5 miliar, jadi total Rp 10 miliar (lebih dari 50 persen), selanjutnya pencairan tahap tiga," jelas Hadziq.