Sosok Sukses

Dari Atlet Tertarik Menjadi Bankir

Kiprah diperbankan sudah lama digeluti Yuda Bhayangkara, mulai dari posisi account officer hingga pemimpin

Dari Atlet Tertarik Menjadi Bankir
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kiprah diperbankan sudah lama digeluti Yuda Bhayangkara, mulai dari posisi account officer hingga pemimpin BRI Syariah cabang Jambi.

Saat ditemui Tribun diruangan kerjanya BRI Syariah cabang Jambi, pria kelahiran Pontianak 7 Oktober 1982 menceritakan sebelum berkarir diperbankan ia merupakan atlit selam yang aktif mengikuti kejuaraan nasional. Di berbagai tingkatan, seperti atlit PON di Palembang tahun 2004 dari Kalbar.

"Dulunya aktif di olahraga. atlit PON di Palembang tahun 2004 dari Kalbar tahun sebagai atlit selam," ujarnya alumnus Universitas Tanjung Pura, Pontianak.

Menurutnya olahraga merupakan bagian dari hobi yang tidak bisa dilepaskan, disamping itu ketertarikannya diperbankan juga setama dari kuliah. Ia mengungkapkan melamar di BRI syariah pada tahun 2006. Dari UUS BRI tersebut kiprahnya diperbankan berawal sebagai account officcer di UUS BRI Pontianak. Empat tahun berselang dipromosikan sebagai AO komersial yang menangani pembiayaan diatas Rp5 miliar di BRI Syariah kantor pusat, Jakarta.

Selama dua tahun bertugas di posisi tersebut, berkat kinerja dan prestasi yang dinilai perusahaan baik karirnya meningkat.

Sembari berkair di perbankan kemudian dipromosikan ke posisi yang lebih tinggi, dipercaya sebagai pimpinan KCP BRI Syariah di Pontianak tahun 2012. Lalu pada April 2015 oleh perusahaan dipromosikan kembali diebegai pimpinan BRI Syariah cabang Jambi. Di samping berkiprah diperbankan ia juga sempat menamatkan pendidikan S2 jurusan ekonomi jurusan ekonomi.

"Sebenarnya memang sudah tertarik di perbankan. Tapi kalau cita-cita ya yang penting sukses, dibidang apapun yang penting halal dan berhasil," katanya

Menurut Yuda prospek perbankan syariah masih terbuka lebar di Jambi, hanya saja tinggal bagaimana mensosialisasikan produk kepada masyarakat. Di sisi lain konsep ekonomi syariah yang ada di bank syariah perlu diketahui oleh masyarakat, sehingga bank syariah bukan hanya untuk kalangan muslim saja, namun untuk semua kalangan. Bahkan ia mencontohakan di beberapa negara berkembang bagian eropa telah menerapkan sistem syariah. Ini menunjukkan betapa konsep syariah cocok bagi masyarakat.

Sebegai pimpinan, hal yang penting menurutnya adalah mengatur strategi dan meramu konsep agar semua yang ada di perusahan ini memliki visi dan misi yang sama. Untuk mencapai target yang ditetapkan perusahaan, selain itu mengembangkan jaringan kantor, diantaranya di beberapa wilayah yang belum ada di kantor BRI Syariah akan dilayani dengan transaksi syariah di BRI, baik untuk pencapaian funding maupun pembiayaan.

"Sebagai pimpinan kita melaksanana planning (merencanakan), organizing (mengorganisasikan), actuating (menggerakkan), controling (mengonrol). Bagaimana mengarahkan timfokus pada visi dan misi tersebut. Untuk mencapai target yang ditetapkan kantor pusat," katanya mengenai strategi sebagai pimpinan.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved