Kuliner

Aroma Menggoda Es Durian Manado Teebe

Aromanya begitu menggoda. Memesan semangkuk Es Durian Manado di Pempek dan Mir Ikan Asli Terang Bulan

Penulis: rida | Editor: Fifi Suryani

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Aromanya begitu menggoda. Memesan semangkuk Es Durian Manado di Pempek dan Mir Ikan Asli Terang Bulan (Teebe) yang berada di Jalan Orang Kayo Hitam Talang Banjar Kota Jambi merupakan pilihan yang tepat saat terik matahari mulai menyengat kulit.

"Manisnya gak kelewatan. Pas," ungkap Tio yang menyicipnya beberapa hari lalu.

Es Durian Manado Tebe memang diramu tanpa pemanis buatan. Sang pemilik Pempek Teebe Metty mengatakan, ia sendiri yang menemukan resep es tersebut. Campuran durian, santan kelapa, pandan, gula merah, kacang merah, alpukat, susu dan jeli yang disaji dingin merupakan menu andalan di tokonya.

Tatkala semangkuk menu tersebut dihidang, bukan hanya hidung yang dimanja aroma khasnya. Lidah serasa tak mau berlama-lama membiarkan seonggok serutan es berselimut durian menggunung di depan mata.

Pada suapan pertama, kesegaran langsung terasa. Manis durian yang pas, membuat suapan demi suapan semangkuk es durian terasa berlalu begitu cepat.

"Es durian ini baru dua tahun. Saya yang cipta sendiri," kata Metty.

Dikatakannya, ide membuat Es Durian muncul saat ia melihat produksi durian di Jambi yang melimpah. Disisi lain, ia mengaku suka es durian.

"Akhirnya saya coba buat es durian. Ternyata banyak yang suka," sebutnya.

Nama Es Durian Manado sendiri muncul bukan karena ia berasal dari Manado atau es tersebut mengadopsi dari es durian di Manado. Metty menegaskan sama sekali tidak ada hubungannya dengan itu.

"Ada teman saya dari Manado, pelanggan di sini juga. Es durennya katanya enak, duren Jambi juga enak jadi saya namakan Es Durian Manado. Karena dia orang Manado. Saya sendiri kelahiran Bangka. Memang di Manado ada es durian juga tapi kata teman saya itu lebih enak es durian sini," bebernya.

Keistimewaan lain, Es Durian Manado Teebe ini, bisa dinikmati sepanjang waktu meskipun musim durian belum tiba. Metty mengatakan ia akan berupaya agar pasokan durian sebagai bahan baku utamanya tidak pernah putus.

"Saya tetap ada durian terus. Karena kalau tidak ada saya berangkat ke Jakarta atau dimana yang ada durian. Saya berani ke Jakarta cuma hanya beli durian," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved