Breaking News:

Masih Banyak Masyarakat Dirikan Bangunan di Daerah Resapan Air

Sesuai ketentuan Pemerintah khususnya Pemerintah Kota Jambi telah diatur bahwa setiap RT dan RW

KONTAN/BAIHAKI
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM JAMBI - Sesuai ketentuan Pemerintah khususnya Pemerintah Kota Jambi telah diatur bahwa setiap RT dan RW mana daerah yang diperuntukan bagi kawasan pemukiman, perkantoran, ruang terbuka hijau serta daerah resapan air. Namun saat ini ketentuan tersebut sepertinya tidak dilakukan oleh sejumlah masyarakat. Akibatnya sejumlah kawasan resapan air pun juga menjadi sasaran untuk mendirikan bangunan.

"Sesuai dengan ketentuan yang daerah resapan air itu tidak diperbolehkan mendirikan bangunan karena itu untuk genangan air setiap RT dan RW," kata Masrizal, Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan (Distarum) Kota Jambi.

Menurutnya wilayah resapan air yang saat ini banyak didirikan bangunan oleh sejumlah masyarakat yakni wilayah Danau Teluk, Sungai Asam dan Kasang. Hal ini membuat wilayah resapan air di Kota Jambi kian berkurang.

"Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi mendirikan bangunan di tanah resapan air, karena bisa menyebabkan banjir. Apalagi daerah tersebut tidak ada lagi resapan air," katanya.

Penulis: Tommy Kurniawan
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved