Smart Women

Tak Bisa Ditolerir Lagi

PEMERINTAH Kota Jambi bersama jajaran kepolisian dan TNI menggelar upacara Hari Sumpah pemuda ke 87

Penulis: rida | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/HANIF BURHANI

TRIBUNJAMBI.COM - PEMERINTAH Kota Jambi bersama jajaran kepolisian dan TNI menggelar upacara Hari Sumpah pemuda ke 87 di lapangan Balai Kota, 28 Oktober lalu. Ratusan pelajar dan pemuda Jambi menjadi peserta dalam upacara tersebut.

Usai upacara, kepolisian melakukan pemusnahan narkoba yang merupakan barang bukti hasil penangkapan kasus bulan Agustus-Septembeer tahun 2015. Ada 37.010 pil ekstasi, 139.306 gram sabu-sabu, dan 2 kilogram ganja kering yang dimusnahkan.

Tidak hanya itu, kepolisan juga menghadirkan 8 tersangka yang diduga pengedar narkoba. Momentum Hari Sumpah Pemuda ini memang sengaja dipakai Pemkot Jambi untuk menggaungkan perang terhadap narkoba. Sedikitnya lebih dari 200 ribu jiwa yang diketahui menjadi korban narkoba.

Intan mengatakan kondisi pemuda sekarang memang tidak lagi dihadapkan dengan musuh di medan tempur.

"Pemuda sekarang justru dihadapkan oleh musuh berupa narkoba. Ini musuh pemuda saat ini. Narkoba menipu generasi bangsa kita. Narkoba mulanya menjanjikan kenikmatan namun sebenarnya ia merusaka diri dan masa depan kita," ungkapnya.

Intan mengaku sangat kasihan dan sedih melihat banyaknya anak muda yang terlibat narkoba. Tidak hanya sebagai pemakai. Pemuda pun juga terlibat peredaran narkoba.

"Karena tergiur keuntungannya. Mereka malas bekerja dan milih jualan narkoba," sebut perempuan yang tengah menempuh pendidikan S2 Ekonomi Islam di IAIN Jambi ini.

Sterilisasi di Pulau Pandan yang merupakan salah satu tempat peredaran narkoba terbesar di Indonesia beberapa waktu lalu menurut Intan adalah kebijakam yang tepat.

Ditegaskan anak ketiga dari empat bersaudara ini, tidak ada tolerir lagi terhadap peredaran narkoba di Jambi.

"Kondisi sekarang sudah sangat parah. Apalagi di Pulau Pandan. Saya dengar disana memang basecamp-nya narkoba. Kasihan lihat anak-anak kecil di sana. Mereka harus diselamatkan dari bahaya narkoba," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved