Breaking News:

Diduga Ditelantarkan Dokter, Anak Usia 3,8 Tahun Meninggal di Rumah Sakit

Tiarma tak kuasa menahan tangisnya ketika melihat anaknya Kesya Panjaitan (3,8) meninggal

Editor: Fifi Suryani
Tribun Medan/ Royandi Hutasoit
Tiarma, ibu dari Kesya Panjaitan menangis histeris di pelataran parkir RS Vita Insani (5/11/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUNJAMBI.COM, PEMATANGSIANTAR - Tiarma tak kuasa menahan tangisnya ketika melihat anaknya Kesya Panjaitan (3,8) meninggal di Rumah Sakit Vita Insani Siantar, Kamis sore (5/11/2015).

Ia terlihat terpukul dan meluapkan kesedihannya dengan menangis sesenggukan. Berkali-kali dia menyebut dokter yang menelantarkan anaknya sebagai dokter yang tidak punya hati.

"Susanti, yang kejaman kau. Di tanganmu lah mati anakku itu. Kau selalu cuek sama anak ku itu," katanya sembari menangis.

Ia mengatakan bahwa dokter Susanti membiarkan anaknya meninggal. "Sudah kami telpon-telpon kau dokter susanti, tapi kau tak mau mengangkat telpon nya. Yang kejaman kau dokter Susanti," tangisnya lagi.

Nenek korban, boru Butar-butar menceritakan bahwa semenjak dirawat di rumah sakit tersebut dokternya selalu telat hadir.

"Cucu saya ini kami bawa Minggu ke sini, selama dirawat di sini dokternya enggan mengobati cucu saya ini. Tiap kali kami hubungi direjectnya. Susternya pun nelpon direjectnya," katanya mengakhiri.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved