Sosok Sukses

"Jujur dan Loyalitas, Selebihnya akan Mengalir"

Sosok yang santai dan komunikatif itu yang terkesan dari Didik Susilo, pimpinan Pegadaian cabang Jambi

TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sosok yang santai dan komunikatif itu yang terkesan dari Didik Susilo, pimpinan Pegadaian cabang Jambi saat ditemui Tribun diruangan kerjanya, Rabu (4/11). Karirnya pun terus meningkat di perusahaan yang berslogan 'Mengatasi Masalah tanpa Masalah'. Kuncinya bagi Didik, adalah jujur dan loyalitas. Selebihnya akan mengalir.

Sedangkan dalam memimpin cabang, ia menerapkan transformasi budaya kerja. Mulai dengan melakukan briefing morning rutin setiap pagi serta melakukan 5 R (, rawat, rajin, rapi, dan ringkas). Soal jaringan perusahaan dengan mitra tidak kalah penting.

"Sebulan sekali mengundang mitra perusahaan bersama karyawan melakukan sharing-learning, untuk saling menambah wawasan," ungkap pria kelahiran Kediri, Jawa Timur 48 tahun silam.

Cara inilah yang tak lupa dilkukan pehobi olahraga tenis lapangan ini dimana saja ia memimpin, sehingga pernghargaan pun diraih atas capaian kinerja yang ditetapkan perusahaan.

Berkair di Pegadaian sebagai penaksir cabang Manado tahun 1989. Empat tahun sebagai penaksir, berkat kinerja yang meningkat. Dengan berbagai pertimbangan, Perusahaan mempercayai sebagai pimpinan cabang Pegadaian Pangandaran Bandung tahun 2004. Sembari menyelesaikan program S1 di Institut Koperasi Pendidikan Indonesia (Ikopin). "Setelah itu sering pindah-pindah di Pegadaian konvensional dan syariah dengan posisi yang sama pimpinan cabang," kata Didik yang memperoleh penghargaan pimpinan cabang terbaik 2000.

Sebelum memegang pucuk pimpinan di Jambi, ia dipercaya sebagai deputi Bisnis bagian Mikro di Pegadaian Keramat Jati, Jakarta. Bersamaan dengan mutasi yang dilakukan perusahaan, ia kemudian dipindahkan ke Jambi secara resmi pada Juni 2015. Di Jambi Didik membawahi 10 gerai Pegadaian di kota Jambi yang merupakan bagian dari 5 kantor Pegadaian cabang Jambi termasuk Pegadaian Syariah.

Sekitar lima bulan di Jambi, ia melihat potensi perekonomian di Jambi sangat prospektif bagi usaha Pegadaian. Ia menyebut seperti peluang emas. Stateginya dengan mengedepankan kedekatan bersama masyarakat, memberikan pemahaman soal produk Pegadaian yang serba bisa.

Di samping itu yang paling penting menurutnya Pegadaian terus berpartisipasi aktif meningkatkan perkekonomian masyarakat. Khususnya membantu pemenuhan modal kerja, pendanaan, maupun sebagai tempat masyarakat dalam berinvestasi emas.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved