Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi Jambi Tumbuh Melambat

Ekonomi Jambi pada kuartal III/2015 tercatat tumbuh 4,5 persen, melambat dibandingkan dengan periode yang sama

Penulis: hendri dede | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Kantor BPS Provinsi Jambi, Selasa (2/11/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendri Dede Putra

TRIBUNJAMBI.COM.JAMBI - Ekonomi Jambi pada kuartal III/2015 tercatat tumbuh 4,5 persen, melambat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 6,9 persen. Bahkan pertumbuhan ekonomi Jambi terpantau dibawah pertumbuhan ekonomi nasional 4,73 persen.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 14,8 persen. Sementara dari sisi pengeluaran oleh komponen ekspor barang dan jasa yang tumbuh 11,2 persen. Sebaliknya pertambangan dan penggalian memberikan andil negatif sebesar 0,8 persen.

"Sedangkan secara triwulan III 2015 terhadap triwulan sebelumnya (q-t-q) meningkat 0,5 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Jambi, Yos Rusdiansyah, di kantornya Kamis (5/11).

Dia mengatakan secara kuartal II ke kuartal III 2015, pertumbuhan disebabkan oleh lapangan usaha konstruksi yang tumbuh 4,5 persen. Kemudian lapangan usaha jasa kesehatan 4,2 persen. Sedangkan sisi pengeluaran komponen pada konsumsi pemerintah tumbuh tinggi 16,7 persen, karena pergerakan pelaksanaan tugas pemerintahan. Sebaliknya, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan justru berkontraksi 1,2 persen, lanyaran produksi tanaman bahan makanan yang menurun sangat signifikan sebagai dampak el nino.

"Struktur PDRB Provinsi Jambi menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2015 tidak menunjukkan perubahan yang berarti," paparnya

Yos menyampaikan secara kumulatif triwulan I-III 2015 terhadap triwulan I-III tahun 2014, ekonomi Jambi tumbuh 5,2 persen, melambat dari periiode yang sama tahun sebelumnya 8,0 persen.

Dia menambahkan perekonomian Jambi yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruot (PDRB-) atas dasar harga berlaku triwulan III 2015 mencapai Rp40,6 triliun, dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp31,7 triliun.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved