Suku Anak Dalam

Mengemis di Kota Jambi, 5 SAD Ini Dibawa ke Dinsosnaker

"Kami mau mencari hidup yang layak. Disano sudah sulit mencari duet. Mano keluargo aku ado yang mau nikah,"

TRIBUN JAMBI/TOMMY KURNIAWAN

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Tommy Kurniawan

TRIBUNJAMBI.COM JAMBI - "Kami mau mencari hidup yang layak. Disano sudah sulit mencari duet. Mano keluargo aku ado yang mau nikah," itulah yang diungkapkan Mina, seorang Suku Anak Dalam (SAD) yang sebelumnya ditemukan oleh Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan (Dinsosnaker) Kota Jambi.

Tak hanya Mina, namun empat SAD lainnya juga dibawa oleh Dinsosnaker Kota Jambi ke kantor akibat sebelumnya mendapat laporan dari warga jika mereka mengemis di pinggiran jalan.

Sambil tertunduk lesu, Mina pun terlihat sedih. Tampak dari wajahnya sedikit berkerut sambil tertunduk memegangi gelas air mineral. Beberapa SAD lainnya pun juga tampak pasrah ketika di bawa oleh Dinsosnaker Kota Jambi. Sesekali beberapa SAD menyusui anaknya ketika terisak nangis sambil digendong.

"Mau bekerja disano kami tidak tahu. Biasonyo kami berkebun. Sekarang apo nak digawekan kebun la habes dibakar orang," katanya.

Mina dan beberap SAD lainnya berasal dari Kabupaten Batanghari atau tepatnya diwilayah Kotobuayo. Selain ingin mencari hidup yang layak, mereka sengaja ke Kota Jambi untuk mencari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang sebelumnya gagal berkunjung ke kampungnya.

Penulis: Tommy Kurniawan
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved