Sosok Sukses

Insinyur Teknik Mesin Ini Nyasar di Perbankan

SIAPA sangka, ia sesungguhnya seorang insinyur teknik mesin. Namun, ia sudah menyicipi berbagai posisi

Insinyur Teknik Mesin Ini Nyasar di Perbankan
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM - SIAPA sangka, ia sesungguhnya seorang insinyur teknik mesin. Namun, ia sudah menyicipi berbagai posisi di dunia perbankan. Mulai dari analis, operational manager, hingga saat ini Branch Manager BNI Syariah Cabang Jambi.

Berkiprah sebagai bankir, sudah lama diemban Amiruddin Umar (44). Pengalaman dan rekam jejak itu yang membuatnya sukses meningkatkan kinerja perusahaan. Padahal, sebenarnya disiplin ilmu pendidikannya jauh dari urusan bankir.

Saat disambangi di ruang kerjanya, alumnus Universitas Hasanudin (Unhas) Sulawesi ini menuturkan selesai kuliah sempat memasukkan lamaran kerja ke beberapa perusahaan. Tetapi saat itu panggilan kerja dari perbankan lebih banyak.

Ia akhirnya memilih bank konvensional, PT BNI (Persero) sebagai tempat berlabuh, pada 1997 dengan penempatan di Jakarta Pusat. Amir dipercaya sebagai analis.

"Entah gimananya dari awal, teknik mesin waktu itu mendaftar yang banyak panggilan dari bank," ujarnya sembari tertawa kecil, Rabu (28/10).

Sekira tujuh tahun di Jakarta, seiring dibentuknya unit usaha syariah berlabel BNI Syariah, pada 2004 ia memilih bergabung. Sempat mutasi di beberapa kantor cabang BNI syariah di Jakarta dengan posisi yang berbeda, Amir kemudian dipromosikan ke wilayah Sumatera.

Pada 2009, Ia dipromosikan ke Palembang sebagai operational manager. Beberapa tahun berselang, kariernya naik, dipromosikan sebagai branch manager. Dengan pengalaman yang dimiliki, bertepatan hadirnya kantor BNI Syariah Cabang Sukabumi, Ia diminta mengisi jabatan branch manager. "Januari 2015 baru saya promosi ke BNI Syariah Cabang Jambi. Ini pertama kali juga di Jambi, banyak juga teman orang Bugis di sini," kata pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan.

Sebagai branch manager, tentu Amir memiliki target bisnis perusahaan. Itu memberikan reward dan peluang bagi karyawan meningkatkan karier. Di samping itu,, sebagai perusahan pengelola jasa, yang pertama bagaimana memberikan pelayanan nasabah lebih baik.

Berbicara kinerja BNI Syariah, ia mengngatakan perkembagnan tahun ini optmistis dari sisi pertumbuhan pembiayaan positif. Hanya saja dari funding (dana yang dihimpun) semua perbakan syariah mengalami perlambatan di Jambi. Dipengaruhi faktor perekonomian yang cendrung melambat. "BNI Syariah memiliki peningkatan, pertumbuhan pembiayaan. Kita memperoleh berbagai award tahun ini. Tentu ini juga menjadi motivasi kita," ungkapnya

Menurut Amir, prospek perbakan syariah di Provinsi Jambi masih terbuka. Dia memperkirakan dengan market share di Jambi sekitar 5 persen, ke depan perbankan syariah akan berkembang lagi. Karena Jambi kaya Sumber Daya Alam (SDA), hanya saja pengelolaannya masih terbatas, belum banyak yang bergerak di industri manufaktur. Bila ini berkembang tentu masyarakat maupun kalangan perbankan akan merasakan manfaatnya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved