Razia Narkoba
Gerebek Kos-kosan, Polisi Rampas Kamera Wartawan
Peristiwa tidak mengenakkan kepada wartawan yang tengah meliput kembali terjadi.
Penulis: Muzakkir | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribunjambi, Muzakkir
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Peristiwa tidak mengenakkan kepada wartawan yang tengah meliput kembali terjadi.
Wartawan TV Nasional MMC TV Adrianus mendapat kekerasan dari oknum polisi. Kamrena handicam yang sehari-hari digunakan untuk meliput kegiatan jurnalistik dirampas oknum polisi.
Pengakuan Adrian, sekitar pukul 14.00 WIB, Anggota kepolisian Satres Narkoba Polresta Jambi melakukan penggerebekan narkoba di sebuah rumah kos-kosan mewah tepatnya di RT 10 Kelurahan Tambak Sari atau di belakang Mapolda Jambi.
Sejumlah petugas bersenjata lengkap mengobok-obok rumah kosan tersebut. Selang beberapa saat terlihat anggota membawa seorang pria berbaju kuning menggunakan Helm lalu menggelandangya ke dalam mobil avanza hitam.
Diduga pria yang diamankan ini adalah pelaku tindak pidana narkotika.
Namun saat peliputan dan pelaku hendak dibawa ke Polresta Jambi tiba-tiba saja, salah satu anggota di mobil avanza hitam itu membuka kaca mobil dan memanggil Adrian.
Karena dipanggil, Adrian mendekat, namun petaka menimpa, anggota yang memanggil itu langsung merampas kamera yang dipegang Adrian.
Merasa haknya diambil, Adrian memberontak sehingga kamera yang hendak dirampas itu terlepas dari genggaman oknum itu.
"Untung dak patah. Kalau patah maca mano kerjoan aku," kata Adrian, Senin (26/10).
Adrian mengaku tidak tahu apa maksud anggota itu merampas kameranya. Namun anggota itu sempat bilang supaya dia menghapus gambar penggerebekan itu.
"Hey kau matikan dulu kamera tu. Tau dak kau orang lagi kerjo," kata Adrian yang menirukan perkataan oknum yang berinisial FN.
Bagiamana sikap Adrian atas tindakan perampasan itu? Dan bagaimana tanggapan kapolres atas insiden yang menimpa wartawan tersebut? Simak terus Breaking News dengan topik Razia Narkoba, beberapa saat lagi.