Stuart Collin Teriak-teriak Panggil Risty Tagor

Pernikahan Stuart Collin Turner (24) dan Risty Tagor (27) yang baru berumur enam bulan tak dapat diselamatkan.

Editor: Rahimin
Warta Kota/Nur Ichsan
Pasangan selebriti Risty Tagor (kanan) dan Stuart Collins (kiri) menjalani sidang perdana perceraian mereka di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (28/9/2015). Sidang dengan agenda mediasi ini berjalan alot dan akan dilanjutkan pada 12 Oktober mendatang. warta kota/nur ichsan 

TRIBUNJAMBI.COM - Pernikahan Stuart Collin Turner (24) dan Risty Tagor (27) yang baru berumur enam bulan tak dapat diselamatkan.

Sejak menikah secara mewah di Hotel Novotel, Bogor, Jawa Barat, 19 April 2015, Risty mengaku tak nyaman berada didekat Stu, sapaan Stuart Collin.

Rasa tak nyaman semakin nyata saat Risty mengajukan gugatan cerainya ke Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, 20 Agustus lalu. Saat ini sidang gugatan cerai Risty terhadap Stu masih digelar di PA. Meski Stu mengaku ingin mempertahankan pernikahannya, Risty tak meyakini sikap suaminya itu.

Stu, kata Risty, justru semakin menunjukkan sikap temperamennya. "Kalau mau datang ke rumah, beri tahu dulu. Dia pernah datang ke rumah, tapi aku lagi kerja. Eh, dia teriak-teriak di depan rumah nyuruh aku keluar," kata Risty saat ditemui di rumahnya di Jalan Bima Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (20/10) sore.

Hal itu dikatakan Risty setelah Stu mengaku, dirinya berusaha mendatangi Risty, tapi tidak dibukakan pintu. "Itu semua bohong. Dia (Stu) datang tanpa memberi tahu," jelas Risty.

Tak lama kemudian, Stu kembali datang ke rumahnya. Alasan Stu saat itu, ingin bertemu Arsen Raffa Balwell (3). Arsen adalah anak laki-laki buah cinta Risty dan Rifky Balwell (28).

Risty mempertanyakan alasan Stu. "Boleh ketemu sama Arsen, tapi mau apa. Dia bukan ayah Arsen," kata Risty yang makin mantap mengakhiri pernikahan singkatnya. Risty meminta Stu supaya tak lagi mengganggunya. (m5)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved