Hasrizal: Kerugian Lebih Satu Miliar

Kadis Pendidikan Kabupaten Bungo, Hasrizal, mengatakan ada lima ruang kelas di SDN 94 Muara Bungo yang terbakar, Minggu (18/10) sore.

Penulis: muhlisin | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUN JAMBI/TOMMY K
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

MUARA BUNGO, TRIBUN - Kadis Pendidikan Kabupaten Bungo, Hasrizal, mengatakan ada lima ruang kelas di SDN 94 Muara Bungo yang terbakar, Minggu (18/10) sore. Seluruhnya sama sekali tidak bisa lagi digunakan.

Per telepon kepada Tribun, Hasrizal mengatakan sangat terkejut atas kebakaran ini. "Penyebabnya saya belum tahu. Kita tunggu hasil penyelidikan," ujarnya.

Akibat kejadian ini, Hasrizal mengklaim kerugian lebih dari satu miliar rupiah. Karena selain bangunannya, meubelair, buku-buku dan seluruh isi bangunan terbakar.

Soal kegiatan belajar mengajar, ia mengatakan memastikan tak boleh terhenti. Ia sudah memutuskan kebijakan agar anak-anak tetap bisa belajar.

Sebagian siswa akan belajar pada sisa ruang kelas yang masih utuh. Konsekwensinya adalah sebagian mesti masuk sekolah pada siang hari.

Kemudian dua kelas akan 'diungsikan' belajar di SD lain. Ia meyakini hal itu bisa berjalan baik. Karena sekolah tumpangan itu jaraknya juga tak seberapa jauh dari sekolah yang terbakar.

"Intinya anak-anak harus tetap belajar. Bisa pakai sisa kelas yang masih bagus, kemudian numpang SD lain sebagiannya," ujar Hasrizal.

Putri, seorang murid SD yang terbakar, mengaku sangat sedih. Ia mengaku menangis sewaktu menyaksikan api membakar ruang kelas dimana ia sehari-hari menuntut ilmu.

"Nangis Om. Sedih lah kami," ujarnya kepada Tribun, Minggu malam.

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved