PDAM Akan Putihkan Sebagian Tunggakan Pelanggan
"Itu dari sekitar 20 persen pelanggan yang menunggak. Akumulasi dari tahun-tahun sebelumnya, bukan 2015 atau 2014 saja,"
Penulis: Awang Azhari | Editor: Deddy Rachmawan
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL -Sebanyak Rp 600 juta uang PDAM Tirta Pengabuan masih nyangkut di pelanggan karena belum membayar tungakan. Tunggakan itu belum dibayar oleh sekitar 20 persen pelanggan di seluruh Tanjab Barat, khususnya Kuala Tungkal.
Tunggakan itu kata Direktur PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi merupakan angka kumulatif. Lama tunggakan para pelanggan bervariasi, ada yang sudah lebih satu tahun tidak dibayar, ada yang enam bulan dan ada juga yang tiga bulan.
"Itu dari sekitar 20 persen pelanggan yang menunggak. Akumulasi dari tahun-tahun sebelumnya, bukan 2015 atau 2014 saja," jelas Ustayadi kepada Tribun, kemarin.
Langkah yang diambil, untuk pelanggan penunggak yang meterannya masih terpasang terus diberi surat tagihan, tapi untuk yang tidak aktif seperti pipa ke kediaman pelanggan tidak berfungsi akan dilakukan pemutihan atau penghapusan tagihan.
"Untuk yang bermasalah dengan jaringan (tagihan) akan dihapus, tapi yang masih aktif akan ditagih terus, tetap kita surati," ulasnya.
Dengan tagihan sebesar itu, Ustayadi menyebut belum memiliki target berapa yang akan tercapai, karena sejauh ini diakui belum terlalu fokus ke penagihan, sekarang terlebih dahulu dilakukan pemisahan antara tagihan pelanggan aktif dan pelanggan tidak aktif (jaringan rusak).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/tangki-mobil-air-bersih-pdam_20150712_154103.jpg)