Smart Women
Sekarang Ini, Harus Hati-hati Benar
KALA itu hari belum begitu sore. Sekitar pukul 16.00. Berseragam batik, Dynie tampak turun dari mobil sedannya
Penulis: rida | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM - KALA itu hari belum begitu sore. Sekitar pukul 16.00. Berseragam batik, Dynie tampak turun dari mobil sedannya bersama seorang bocah kecil.
"Tadi dibawa pas istirahat siang. Soalnya lagi rewel, gak mau makan siang," katanya kepada Tribun memulai percakapan.
Sebagai seorang honorer di salah satu SKPD tingkat Provinsi Jambi, ibu satu anak ini mengaku besyukur bisa tetap mengontrol buah hatinya. Kantor yang tidak jauh dari rumah, lingkungan kerja yang nyaman membuatnya bisa tetap memperhatikan si kecil.
"Kalau lagi kerja, anak dengan Mbah di rumah. Gak mau ah dititip di TPA. Trauma," ungkapnya.
Ramainya kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak yang marak terjadi belakangan ini memang menimbulkan traumatis sendiri bagi Dynie. Tentu saja, ia tidak ingin hal serupa terjadi pada anaknya.
Ia sangat selektif untuk menitipkan atau mencari pengasuh untuk buah hatinya.
"Alhamdulillah ada si Mbah. Kebetulan sudah lama juga keluarga kenal dan dekat dengan Mbah sekeluarga. Cari pengasuh kan sekarang susah ya. Harus hati-hati benar," sebutnya.

Sebagai wanita pekerja, Dynie harus memastikan anaknya berada dalam pengasuhan yang aman sehingga ia bisa bekerja dengan tenang. Disadarinya, bekerja memang menyita sebagian perhatiannya pada buah hati.
Namun Dynie memastikan bahwa saat weekend adalah waktu untuk keluarga.
"Kalau weekend ya diajak jalan-jalan. Waktunya keluarga. Begitupun sepulang kerja. Maunya langsung ketemu anak," ungkapnya.
Bagi Dynie, meskipun bekerja, anak harus tetap menjadi perhatian utamanya. Ia menyadari aktivitas yang dilakukannya saat ini adalah untuk masa depan buah hatinya. Oleh sebab itu, dalam berbagai hal ia tetap menomorsatukan anak.
"Alhamdulillah pekerjaan selama ini tidak begitu menyita waktu. Tetap bisa berbagi dengan anak," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/04102015_dynie_20151004_192052.jpg)