Harga Sawit

RI-Malaysia Perkuat Perdagangan CPO

Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat untuk menjalin kerjasama di sektor sawit.

RI-Malaysia Perkuat Perdagangan CPO
Kontan

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat untuk menjalin kerjasama di sektor sawit.

Langkah ini karena kedua negara menjadi produsen dan dan eksportir minyak sawit dan turunannya terbesar di dunia.
Kesepakatan kerjasama tersebut mencakup beberapa hal.

Pertama, pembentukan dewan minyak sawit dari negara-negara produsen atau council of palm oilproducing countries (CPOPC).

Kedua, harmonisasi standar sertifikasi minyak sawit yang dimiliki oleh Indonesia yakni ISPO (Indonesian Susteinable Palm Oil), dengan Malaysian Susteinable Palm Oil (MSPO).

Ketiga, Indonesia dan Malaysia akan bekerjasama dalam kegiatan promosi tentang produk minyak sawit yang ramah lingkungan.

Keempat, Kedua negara sepakat untuk bekerjasama dalam kegiatan riset dan pengembangan industri minyak sawit.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan, industri sawit sangat strategis bagi kedua negara.

Selain menjadi penyumbang devisa negara yang cukup besar, industri sawit juga banyak menyerap tenaga kerja.

Sebagai langkah nyata, pada Senin (5/10) ini, kedua belah pihak akan menginfentarisir segala kelengkapan yang dibutuhkan dalam pembentukan dewan minyak sawit.

"Kami berharap organisasi ini (CPOPC) dapat segera terbentuk dan akan diresmikan oleh Presiden Indonesia dan Perdana Menteri Malaysia," kata Rizal, akhir pekan lalu.

Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia Datuk Amar Douglas Uggah Embas menambahkan, sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia kerjasama yang dilakukan oleh kedua negara sangat penting.

Halaman
12
Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved