Hari Raya Kurban
Waspada Antrak pada Hewan Qurban, Mematikan!
Soal persiapan menyambut hari raya qurban, Dinas Peternakan Tanjab Barat sebarkan selebaran
Penulis: Awang Azhari | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Soal persiapan menyambut hari raya qurban, Dinas Peternakan Tanjab Barat sebarkan selebaran ke masjid agar pengurus qurban melaporkan dari mana asal hewan yang akan disembelih, jumlahnya dan jenis ternak.
"Setelah itu akan ada pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem terhadap hewan yang akan disembelih. Jangan sampai ada daging yang memiliki penyakit seperti antrak, SE, bruselosis, karena akan berdampak kepada pengonsumsi," jelas Kepala Disnak, Hamzah.
Jika penyakit itu terlewatkan bisa berdampak buruk, bahkan menyebabkan kematian bagi pengonsumsi. "Kalau antrak itu harus benar-benar dimusnahkan sapinya sama seperti SE. Bruselosis masih bisa dikonsumsi cuma jeroan dibuang."
Untuk hewan yang didapat dari Tanjab Barat tidak terlalu dikhawatirkan karena terjaga, namun yang didatangkan dari luar harus benar-benar diantisipasi.
"Dari kasat mata masyarakat bisa melihat, kalau ternak itu lesu, nafsu makan berkurang, gelisah, suhu badan panaspanas, apalagi mengeluarkan darah dari hidung, itu terdampak dan segera laporkan ke kita," pungkas Hamzah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/03092015_sapi-kurus_20150903_121513.jpg)