Lebih Seminggu Bandara Lumpuh

Bahkan sudah lebih satu minggu aktifitas di bandara ini lumpuh total.

Penulis: muhlisin | Editor: Nani Rachmaini

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO – Kabut asap telah melumpuhkan Bandara Muara Bungo. Bahkan sudah lebih satu minggu aktifitas di bandara ini lumpuh total.

Merujuk jadwal normal, mestinya penerbangan Muara Bungo - Jakarta dan sebaliknya adalah tiga kali seminggu. Yakni pada Senin, Rabu, dan setiap hari Jumat, menggunakan pesawat maskavai Aviastar.

Kepala Operasional Bandara Bungo, Komar Ruhiyat, mengatakan Senin (31/8) juga ada jadwal terbang. Namun kembali terpaksa dibatalkan karena persoalan asap.

"Ada (jadwal). Tapi kembali terpaksa kita cancel (batal). Karena jarak pandang terlalu pendek. Terlalu beresiko kalau maksa terbang," ujar Komar Ruhiyat, Senin pagi.

Ia mengatakan bandara Muara Bungo memang seminggu lebih lumpuh. Pasalnya jarak padang maksimal hanya berkisar seribu meter. Jauh dibawah jarak normal minimal.

Mestinya, jarak normal untuk kategori aman terbang adalah lima ribu meter. Sementara karena pengaruh asap jarak pandang jauh di bawah standar safety.

"Jarak minimal lima ribu meter. Kalau di bawah itu kategori tidak aman. Karena itulah makanya sudah semingguan tidak ada penerbangan," ujarnya lagi.

Ia juga mengakui hingga belum ada upaya lain untuk meminimalisir kabut asap. Menurutnya, hanya hujan yang bisa mengurangi kabut asap.

“Kalau upaya kita belum ada. Kita berharap dalam waktu dekat akan turun hujan. Kabut asap ini kiriman dari Palembang dan Riau,” tutupnya.

Sumber Tribun lainnya di Bandara Muara Bungo, mengatakan beberapa kali direncanakan penerbangan dari Jakarta. Namun kemudian kembali dibatalkan karena faktor keselamatan. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved