Kebakaran Lahan
Tanjabtim Terbanyak Titik Panas
Asap hasil kebaran hutan dan lahan semakin pekat selimuti Kota Jambi, bahkan Senin (24/8) pagi diperparah
Penulis: bandot | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Bandot Arywono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Asap hasil kebaran hutan dan lahan semakin pekat selimuti Kota Jambi, bahkan Senin (24/8) pagi diperparah dengan adanya kabut (fog) yang mengakibatkan dropnya jarak pandang menjadi hanya 500 meter di wilayah Kota Jambi pada pukul 06.30, akibatnya beberapa penerbangan terpaksa tertunda karenanya.
Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi, Kurnianingsih mengatakan jarak pandang pada Senin pagi sempat drop ke titik terendah selama beberapa hari terakhir yakni hanya 500 meter dan jauh dari jarak pandang ideal untuk pendaratan pesawat terbang. "Jarak pandang berkurang menjadi 500 meter dikarenakan fog atau kabut," katanya.
Jumlah titik panas berdasarkan pantauan satelit Terra & Aqua juga mengalami peningkatan, hot spot tanggal 23 Agustus yang diupdate pada 24 Agustus pukul 05.00 menurut Kurnianingsih sebanyak 144 titik panas terdeteksi. Titik panas terbanyak yakni di Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang mencapai 77 titik, kemudian wilayah Kabupaten Muarojambi 43 titik, Sarolangun 15 titik, Batanghari 5 titik dan Kabupaten Merangin 4 titik.
Bahkan di beberapa wilayah tingkat kepercayaannya diatas 70 sampai 100 persen atau merupakan lokasi titik terjadinya kebakaran. Selain titik panas yang kembali meningkat, kualitas udara atau Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Jambi juga mengalami penurunan, jika sebelumnya kualitas udara tak lebih dari 50 atau masuk kategori baik, Senin ISPU turun menjadi 57,56 atau masuk kategori sedang.