Harga Sawit

Tak Punya Industri Hilir Pengaruhi Harga Sawit

Kembali anjloknya harga sawit selain disebabkan berkurangnya permintaan dari negara-negara pengimpor

Tak Punya Industri Hilir Pengaruhi Harga Sawit
tribunjambi
PT BMM tidak indahkan surat Bupati Bungo, perusahaan sawit yang berpotensi meningkatkan PAD ini, hingga kini belum memiliki kebun sesuai ketentuan

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Bandot Arywono

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kembali anjloknya harga sawit selain disebabkan berkurangnya permintaan dari negara-negara pengimpor CPO seperti di Tiongkok dan Amerika juga akibat ekspor belum adanya industri hilir di Jambi sehingga ekspor kelapa sawit Jambi yang hanya berbentuk CPO.

Putri Rainun, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Provinsi Jambi mengatakan produksi sawit yang sangat banyak. Sementara permintaan dari negara-negara tujuan expor berkurang mengakibatkan harga sawit semakin terpuruk.

"China dan Amerika, dan saat ini mereka juga mengurangi permintaan. Menurut informasi, stok mereka masih banyak ada disana," katanya.

Kondisi anjloknya harga sawit menurut Putri Rainun, tidak hanya dialami Jambi, "Di Medan, sudah lebih dulu turun menjadi Rp 1.200an per kilogramnya," kata Putri.

Penulis: bandot
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved