Harga Sawit

Warga Ngadu, Agrowiyana Beli TBS Plasma dengan Harga Pasar

‎Beberapa koperasi unit desa (KUD) plasma di Desa Purwodadi Kecamatan Tebing Tinggi,

Warga Ngadu, Agrowiyana Beli TBS Plasma dengan Harga Pasar
TRIBUN JAMBI/AWANG AZHARI

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - ‎Beberapa koperasi unit desa (KUD) plasma di Desa Purwodadi Kecamatan Tebing Tinggi, mendatangi Bupati Usman Ermulan dan DPRD untuk mengadukan soal anjloknya harga tandan buah segar (TBS), perusahaan dalam hal ini Agrowiyana diadukan tidak menggunakan harga yang ditetapkan oleh Dinas Perkebunan.

Koperasi dalam aturan harus menjual TBS ke Agrowiyana, namun pada kenyataannya perusahaan ingin membeli dengan harga pasar, sebesar Rp 1.100 per kilogram, mereka tidak lagi mau membeli dengan harga yang ditetapkan oleh Disbun Rp 1334,5, terhitung mulai kemarin Rabu (19/8).

Padahal menurut perwakilan petani, Tejo, antara petani dan perusahaan sudah memiliki MoU sejak tahun 2000, kerjasama dalam bentuk plasma yang kemudian menjadi dasar berdirinya perusahaan tersebut.

"Tapi perusahaan ‎tidak menerima harga plasma lagi, kami tidak setuju ‎karena sudah ada MoU. Kalau mau membatalkan atau merubah kebijakan harga harus ada kesepakatan kedua belah pihak," kata Tejo.

‎Kalau bersikukuh untuk menerapkan harga pasar dalam membeli TBS, warga mengaku akan membuat aksi besar-besaran.

Penulis: awang
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved