Jejak Soekarno dan Hatta di Jambi

Dua Hari Bung Hatta Bermalam di Merangin

Begitu juga Mes Saroja tempat Hatta istrahat juga sudah tidak ada. Hanya sebagian bangunan Mes Saroja yang tersisa.

Dua Hari Bung Hatta Bermalam di Merangin
net

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - BANGKO di Kabupaten Merangin merekam jejak Wapres Mohammad Hatta. Di sini, bahkan duet Soekarno menakhodai RI, pernah menginap selama dua malam dalam suatu kunjungan. Menurut sejarahwan Merangin, H Karim Hasan, Hatta datang ke Merangi pada 1954-an. Dia datang dari Bukittinggi menumpang mobil.

Hatta menyeru warga bersatu. Kabupaten Merangin sebutnya, saat itu terdiri Kawedanan Bangko, Sarolangun, Bungo dan Tebo. Di Bangko, Hatta mengumpulkan tokoh masyarakat, agama, adat dan pemuda. "Waktu Bung Hatta datang ke Bangko ini saya masih kecil sekitar tahun 50-an," tuturnya di kediaman di Pasar Bawah, Bangko, Minggu (16/8).

Hasan mengaku, tak tahu pasti apa saja kegiatan Wapres selama di Bangko. Dia hanya tahu, Hatta berada di Bangko selama dua hari. "Karena saat itu saya masih kecil jadi tidak tahu banyak. Dia (Hatta) disambut warga di Ujung Tanjung. Saat itu di Ujung Tanjung merupakan lokasi kantor bupati," katanya.

Sepengetahuannya, Hatta sempat menginap dua hari di Mes Saroja, saat itu rumah dinas bupati. "Dia tidur di Mes Saroja itu. Ada sekitar dua hari," jelasnya. Senada H Sibawaihi yang merupakan, generasi ketiga Datuk Putih Mangkudum (H Saleh), pelaku sejarah di Merangin. Sibawaihi menuturkan, Hatta memang menginap selama dua hari.

"Saat itu negara lagi tidak stabil dan ibu kota dipindah ke Bukit Tinggi," sebut Sekda Pemkab Merangin. "Setelah dua hari di Merangin, Bung Hatta kemudian melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Batanghari," sebutnya. Penelusuran Tribun ke lokasi dimaksud, yakni Ujung Tanjung Pasar Bawah Bangko tempat Bung Hatta berkunjung dan menginap kini dibangun Panggung Beton berbentuk perahu.

Masyarakat setempat menyebut bangunan itu Biduk Amo. Kantor Bupati tempat Hatta disambut saat ini sudah tidak ada lagi karena sudah dipindahkan ke Depan Jalur Tiga. Begitu juga Mes Saroja tempat Hatta istrahat juga sudah tidak ada. Hanya sebagian bangunan Mes Saroja yang tersisa. Dan itu juga telah dijadikan bagian dari kantor Dinas Pariwisata Merangin.

Sementara Biduk Amo sendiri kini sering digunakan masyarakat dan Pemkab Merangin sebagai tempat digelarnya berbagai acara. Baik acara kesenian ataupun pagelaran acara lainnya. Maklum di lokasi ini kini merupakan tempat wisata, karena di Ujung Tanjung terdapat pertemuan Sungai Batang Masumai dengan Sungai Batang Merangin. (pit)

Penulis: heru
Editor: deddy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved