Reshuffle Kabinet

Pesan Khusus Andrianof ke Sofyan Djalil

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

Editor: Fifi Suryani
Icha Rastika
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Sofyan Djalil mendapatkan pesan khusus dari pendahulunya Andrianof Chaniago untuk terus melanjutkan program unggulan. Antara lain, proyek penataan Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Menurut Andrianof, penataan Kota Pontianak merupakan proyek inisiatif kementeriannya untuk membangun perkotaan berbasis sumber daya alam yang ada. Sebab itu, ia meminta Bappenas di bawah kepemimpinan Sofyan Djalil dapat melanjutkan dan mengawal proyek tersebut.

"Pada 22 Agustus pekan depan, sudah ada keputusan Presiden Joko Widodo untuk menggelar Karnaval Sungai Kapuas, dan itu idenya dari Bappenas. Kami harapkan hal ini menjadi momentum untuk penataan Kota Pontianak," kata

Andrianof dalam acara pisah sambut dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rabu (12/8).

Asal tahu saja, dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2015-2019, terdapat lima kota yang akan direvitalisasi, yakni Pontianak, Tanjung Selor, Sofifi, Sintang, dan Kota Baru. Pontianak akan menjadi kota pertama yang akan ditata.

Menurut Andrinof, saat ini Kota Pontianak masih terbelakangan meskipun ada potensi dengan keberadaan Sungai Kapuas. "Ke depan, harus ada akselerasi penataan kota dengan basis potensi sungai. Harus menjadi kota jasa maupun perdagagan yang unggul seperti halnya Bangkok dan Shanghai," ujar dia.

Menangapi hal tersebut, Sofyan sepakat dengan ide-ide yang telah disusun Bappenas pada sepuluh bulan belakangan. Menurut dia, hal tersebut merupakan paradigma baru untuk membangun Indonesia lewat penataan di pinggir wilayah.

"Insya Allah akan saya teruskan. Saya sepakat untuk perencanaan yang dibuat, namun sayangnya tidak sampai menjadi policy karena kurangnya promosi. Sekarang, caranya untuk mempromosikan menjadi kebijakan," ujar Sofyan.

Dia menambahkan, ke depan peran Bappenas akan menjadi kuat karena tambahan kewenangan baru. Yakni, dapat merencanakan program pembangunan nasional serta dapat mengawal penyediaan anggarannya. "Rancangan peraturan presidennya sedang disiapkan," jelas Sofyan.

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved