Sempat Diambil, Nisan Pangeran Prabu Kembali Lagi ke Makam

"Ini makam Pangeran Prabu, memang terlihat lebih besar dibandingkan makam lainnya, batunyapun Batu Pahat dari Malaysia,"

Sempat Diambil, Nisan Pangeran Prabu Kembali Lagi ke Makam
TRIBUN JAMBI/BANDOT ARYWONO
Makam di kompleks makam raja melayu di TPU Putri Ayu 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Bandot Arywono

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Di TPU Putri Ayu ternyata juga terdapat makam para raja dan juga bangsawan dari Kesultanan Melayu Jambi. Untuk sampai ke makam raja-raja kesultanan Melayu Jambi yang berada di bagian belakang TPU Putri Ayu telah dibangun jalan setapak dari conblok. Di kompleks pemakaman yang terlihat tidak begitu luas juga telah ditandai dengan papan nama-nama para raja dan bangsawan kesultanan Melayu Jambi yang disemayamkan di sana.

Satu diantara pusara yang terlihat mencolok yakni makam yang oleh orang-orang disekitar dikenal sebagai makam Pangeran Prabu bin Sultan Mahmud Mahiddin yang merupakan Raja Muara Jambi yang wafat pada tahun 1917.

Makam dengan panjang sekitar 1,5 hingga 2 meter ini dipagar kayu yang sudah mulai lapuk, di atas makam dibangun dinding rendah dari semen dan dilapisi keramik,

dua batu nisan berukuran besar yang terpasang di atas gundukan liang lahat yang disebut merupakan batu yang didatangkan dari Batu Pahat, Malaysia.

"Ini makam Pangeran Prabu, memang terlihat lebih besar dibandingkan makam lainnya, batunyapun Batu Pahat dari Malaysia," kata Herman satu diantara warga.

Batu nisan dengan diameter sekitar 30 cm ini bertuliskan huruf arab gundul di permukaannya. Seperti yang diceritakan Herman konon batu nisan di atas kuburan Pangeran Prabu ini pernah diambil untuk keperluan pendokumentasian oleh museum, namun kata Herman, sehari setelah diambil, batu nisan tersebut kembali lagi ke makam tersebut.

"Pernah diambil kalau tidak salah dari museum, tapi anehnya sehari setelahnya batu nisan itu kembali ke sini lagi, entah bagaimana bisa kembali," kata Herman.

Meski menurut Herman pernah terjadi keanehan, namun tidak ada yang istimewa dari kompleks pemakaman raja dan bangsawan Kesultanan Melayu Jambi di situ.

Penulis: bandot
Editor: deddy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved