Uang Palsu

Bayar Rp 5 Juta, Wagiyono Dapat Uang Palsu Rp 20 Juta

Himpitan ekonomi membuat seseorang nekat mengedarkan uang palsu menjelang Lebaran.

Editor: Fifi Suryani

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJAMBI.COM, BATANG - Himpitan ekonomi membuat seseorang nekat mengedarkan uang palsu menjelang Lebaran.

Pelaku pengedar uang palsu, Sapuan Rame (31) Warga Pecalungan, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang. Kapolres Batang, AKBP Joko Setiyono, menjelaskan, tindakan pelaku ketahuan setelah pemilik toko rokok mengenali uang yang dibayarkan palsu.

Kemudian korban mencari sampai pelaku ketemu di rumahnya di Desa Pecalungan, Kecamatan Pecalungan, Batang.

"Dari keterangan pelaku, diperoleh membeli uang palsu itu 1 banding 3 dari Wagiyono, warga Cokro Blado, Batang," kata dia, saat gelar perkara, Jumat (10/7).

Dia mengaku telah menyita 125 lembar uang palsu pecahan 100 ribu dari tangan Wagiyono dan 43 lembar dari tangan Sapuan. "Diduga ada sekitar Rp 1 juta uang palsu yang beredar. Sehingga kami mengharapkan masyarakat tetap waspada," kata dia.

Wagiyono mengaku, membeli uang palsu Rp 20 juta, hanya dengan Rp 5 juta. Dia mengaku sengaja membeli uang palsu untuk bisa Lebaran bersama keluarga. "Dulu saya punya kenalan, kenalnya di Terminal Solo. Saya ditawari mau saja, biar bisa Lebaran," kata pria yang bekerja sebagai petani tersebut.

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved