Kaprodi Matematika Unja Baru Tahu Kebijakan Khatam Alquran

Tahun ini Unja mengeuarkan kebijakan penunjukkan kompetensi basis agama sebagai syarat wisuda

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tahun ini Unja mengeuarkan kebijakan penunjukkan kompetensi basis agama sebagai syarat wisuda, kebijakan ini diklaim sudah disosialisasikan 1, 5 tahun. Namun hal tersebut tak
diketahui bahkan sampai ke Prodi Matematika Unja.

"Saya baru tahu beberapa hari yang lalu. Ada edaran surat keputusan rektor," kata Sofnidar selaku Kaprodi Matematika unja.

Meski pun begitu untuk kebijakan ini mahasiswa mengurusnya dengan fakultas. Setelah ditanyakan lagi sejak kapan mendapat kabar kebijakan ini Sofnidar.

Hal ini juga terjadi di Fakultas Ekonomi. Mohammad Ihsan selaku Wakil Dekan Kemahasiswaan juga baru mendapat edaran seminggu belakangan.

Sebelumnya Universitas Jambi (UNJA) mengeluarkan peraturan yang mewajibkan setiap mahasiswa yang akan mengikuti wisuda sarjana dan diploma untuk dapat melampirkan surat khatam quran bagi yang beragama muslim. Dan yang beragama Kristen diwajibkan naik sidi, agama khatolik diwajibkan sakramen penguatan dan agama lainnya disesuaikan.

Peraturan ini tertuang dalam SK Rektor Nomor 467/UN21/KM/2015. Keputusan tersebut mulai diberlakukan kepada wisuda sarjana dan diploma semester ganjil tahun akademik 2015/2016.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved