Bagi Dewi Sandra, Media Sosial untuk Curhat

Sosial media dijadikan artis Dewi Sandra sebagai sarana untuk menuliskan keluh kesah dirinya.

Editor: Nani Rachmaini
WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Dewi Sandra saat menjadi pembicara pada acara Wardah Cosmetic di Hall 8 Senayan City, Jakarta Pusat, Jumat (26/5/2015). WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Sosial media dijadikan artis Dewi Sandra sebagai sarana untuk menuliskan keluh kesah dirinya. Menurutnya sosial media lebih efektif untuk menyimpan apa yang ia tulis dibandingkan sebuah buku catatan.

"Apapun yang saya tulis di sosial media ini, agar saya tidak lupa, soalnya di buku catatan, saya seperti orang yang gampang lupa," ucap Dewi, ketika ditemui dalam acara 'The 20th Anniversary of Wardah', di The Hall Senayan City, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2015) malam.

"Makanya saya tulis di sosial media untuk mengingatkan saya juga. Kalau catatan saya ada manfaatnya buat orang lain, ya Alhamdullilah," sambungnya.

Wanita yang kini telah berhijab itu mengatakan, ia tidak pernah mempermasalahkan apa komentar yang dilayangkan netizen kepada dirinya, di media sosial.

"Kalau omongin sosial media, semua orang bisa berkomentar, ada yang memberi dukungan dan mengingatkan, itu ngga masalah, karena semua orang punya pendapat untuk komunikasi. Tapi saya lebih suka komentar yang positif," katanya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved