Khazanah Islami

Imam Tarawih 23 Rakaat, Makmum Ikut 11 Ini Kata Ulama

Tapi, bagaimana jika imam melaksanakan hingga 23 rakaat sedangkan makmum ada yang cenderung pada 11 rakaat?

Imam Tarawih 23 Rakaat, Makmum Ikut 11 Ini Kata Ulama
TRIBUN JAMBI/BANDOT
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Mafhum diketahui, bahwa salat tarawih bisa dikerjakan 11 rakaat atau pun 23 rakaat. Tapi, bagaimana jika imam melaksanakan hingga 23 rakaat sedangkan makmum ada yang cenderung pada 11 rakaat? Sehingga ia memilih menyudahi tarawaihnya setelah 11 rakaat.

Silakan simak hadis berikut. Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu , Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda.

Siapa yang salat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh .” (HR. An Nasai no. 1605, Tirmidzi no. 806, Ibnu Majah no. 1327, Ahmad dan Tirmidzi. Tirmidzi menshahihkan hadits ini. Syaikh Al Albani dalam Al Irwa’ no. 447 mengatakan bahwa hadits ini shahih ). Demikian seperti yang dikutip dari rumaysho.com.

Dalam riwayat lain dalam Musnad Imam Ahmad, disebutkan dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“ Sesungguhnya jika seseorang salat bersama imam hingga imam selesai, maka ia dihitung mendapatkan pahala shalat di sisa malamnya.”

Syaikh Abdul Aziz bin Baz pernah ditanya masalah ini. Ulama yang pernah menjadi Mufti Kerajaan Saudi Arabia ini menjawab, “Yang sesuai sunnah adalah mengerjakan salat hingga imam selesai walau ketika itu imam mengerjakan hingga 23 rakaat . Karena Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya siapa saja yang shalat (fardhu yaitu Isya’ dan Shubuh, pen.) bersama imam hingga imam itu selesai,
maka ia dicatat telah mengerjakan shalat semalam suntuk (semalam penuh).

Dalam lafaz lain disebutkan, dicatatkan baginya pahala shalat malam yang tersisa. Oleh karena itu, afdhalnya bagi makmum tetap mengikuti salat imam hingga imam itu selesai, baik imam shalatnya 11 atau 13 atau 23 raka’at. Jadi lebih afdhal jika mengikuti imam hingga imam itu selesai.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz , 11: 325. Dinukil dari Fatawa Al-Islam Sual wa Jawab no. 153247).

Sumber : rumaysho

Penulis: ekoprasetyo
Editor: deddy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved