Razia Pekat

Tepergok Ngamar, Pecatan Polisi dari Sabak Beringas di Kamar

Sebanyak 18 orang pasangan bukan suami istri digelandang kekantor Satpol PP Kota Jambi, Rabu (10/6) malam.

Tepergok Ngamar, Pecatan Polisi dari Sabak Beringas di Kamar
net
Ilustrasi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 18 orang pasangan bukan suami istri digelandang kekantor Satpol PP Kota Jambi, Rabu (10/6) malam. Mereka digelandang dalam operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dilakukan tim gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polri.

Mereka diamankan dikamar hotel dan kos-kosan yang berada dibeberapa kawasan, seperti Pasar, Kotabaru, Telanai, Jambi Selatan dan Jambi Timur.

Oknum pecatan Polisi bernama Bripka HE (42) yang tengah ngamar bersama selingkuhannya di hotel Surya di bilangan Pasar juga bikin heboh. Ketika Tim Razia hendak membuka pintu kamar dan menggeledah, dia berang dan ngamuk-ngamuk sembari bilang bahwa di hotel bukan tempat untuk dirazia.

"Jangan macam-macam d iluar, jangan ganggu orang. Di hotel bukan tempat razia. Aku ni bayar di hotel ni," kata Hendrawan dari dalam kamar.

Hampir 20 menit dilakukan upaya pembujukan supaya pasangan ini keluar, dari dalam mereka semakin bringas. Merasa ada yang aneh, akhirnya anggota berniat untuk mendobrak pintu kamar itu. Setelah ingin mendobrak, akhirnya pasangan itu keluar dan langsung melarikan diri tanpa didata.

"Jangan foto-foto," ujarnya kepada wartawan.

Petugas yang mengejar tak sempat mengamankan pasangan itu. Setelah menggeledah kamar yang dihuni oleh oknum pecatan itu, petugas menemukan beberapa aksesoris untuk mengonsumsi shabu-shabu. Seperti bekas pirek, pirek baru, timah rokok bong dari botol plastik dan alat-alat lainnya.

"Iya, dia pecatan Polisi, dulu pernah dinas di Sabak," kata AKP Deni Mulyadi, Wakasat Reskrim Polresta Jambi.

Dirinya menyebut, barang-barang yang ditemukan itu belum bisa dipastikan milik dia. Pasalnya barang-barang itu ditemukan diloteng.

"Sekarang kami masih melakukan pengembangan. Ada barang yang baru, dan ada barang yang sudah lama," sebut Deni.

Penulis: muzakkir
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved