Minggu, 12 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kasus Perampokan

Warga Kota Baru Ditemukan Bersimbah Darah di Lorong Purnama

Seorang pengendara sepeda motor jenis Honda Beat ditemukan oleh warga terkapar dipinggir jalan lorong SMU Purnama

Penulis: Muzakkir | Editor: Fifi Suryani
Ist
Motor korban di pinggir jalan Lorong Purnama 

TRIBUNJAMBI.COM, TRIBUN -- Seorang pengendara sepeda motor jenis Honda Beat ditemukan oleh warga terkapar dipinggir jalan lorong SMU Purnama Jambi Kecamatan Kotabaru Jambi, Kamis (28/5) malam. Pemuda bernama Deni Sirait, warga Kotabaru, Jambi itu ditemukan bersimbah darah dengan beberapa luka tusukan dibagian dadanya.

Kapolsek Kotabaru Kompol Nova Suryandaru ketika dikonfirmasi, Kamis (28/8) malam membenarkan adanya kejadian itu.

Menurut Nova, korban saat ini sudah dilarikan kerumah Sakit Royal Prima Jambi untuk dilakukan penangan medis.

"Sekarang korban masih dirawat. Kondisinya sadar, namun sekarang belum bisa banyak bicara," kata Kompol Nova melalui ponselnya.

Nova mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan apakah korban merupakan korban pembegalan atau penganiayaan oleh orang yang korban kenal. Untuk saat ini, pihaknya belum bisa menyimpulkan, dan petugas belum bisa meminta keterangan lebih dari korban.

"Untuk lebih jelasnya kita akan tanyakan korban bagaimana kronologisnya. Namun untuk sampai kesana kita belum bisa, sebab korban masih terbaring lemah," imbuhnya.

Informasi yang didapat saat ini, kata Nova, kejadian itu berawal dari korban mengendarai sepeda motor honda beat, tiba-tiba datang dua pelaku dari arah belakang. Mendadak satu pelaku menikam dada sebelah kanan dengan senjata tajam dan mengambil uang sebesar Rp. 12 juta

Kejadian ini cukup menggemparkan, tak berapa lama kejadian, warga media sosial khususnya di BlackBerry Massenger sibuk membroadcast dengan memberikan informasi bahwa di TKP terjadi aksi penusukan oleh orang tak dikenal dengan korban pengendara sepeda motor beat dengan nopol BH 5148 YG. Dalam Broadcast itu warga BBM meminta untuk menyebarkan pesan itu. Hal itu untuk membantu korban menemukan keluarganya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved