Tahanan Polres: "Polisi Paksa Saya Masturbasi Pakai Sambal"

Kapolsek Kepanjen, Kabupaten Malang di praperadilankan oleh tahanannya, Dony Setyawan (29).

Tahanan Polres:
cookasianfood.com
Ilustrasi. 

TRIBUNJAMBI.COM, KEPANJEN - Kapolsek Kepanjen, Kabupaten Malang di praperadilankan oleh tahanannya, Dony Setyawan (29).

Pria yang bekerja sebagai mekanik asal Desa Talangagung, Kepanjen, Kabupaten Malang itu mengajukan prapradilan di PN Kepanjen, setelah mengaku megalami penyiksaan selama ditahan di Polsek Kepanjen.

Dony yang kini ditahan di LP Lowokwaru Malang memberi kuasa kepada Kusdaryono. Sedang Kapolsek Kepanjen didampingi Iptu Sutiyo dari Polres Malang.

Dalam sidang, Selasa (19/5/2015), kuasa hukum Dony membacakan dasar permohonan melakukan praperadilan. Sidang ini dipimpin oleh hakim ketua HA Ellion SH MH.

Menurut Kusdaryono, pada 10 Maret 2015 pukul 23.30 di wilayah Polsek Kepanjen terjadi peristiwa pidana penganiayaan. Korbannya adalah Dony Setyawan.

Setelah kejadian itu, korban mengalami luka cukup parah tapi tidak dibuatkan visum oleh Polsek Kepanjen. Bahkan, tersangka penganiayaan dan pengeroyokan tidak pernah diperiksa.

Pengeroyokan itu, karena Dony dituduh melakukan tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan.

Kusdaryono menjelaskan, tindak pidana itu sebenarnya hanya rekayasa dari korban atau pemilik rumah. Apalagi, pemohon datang ke rumah itu karena disuruh dengan cara melompat pagar.

Sehingga pemohon seolah-olah hendak melakukan pencurian.

Sehingga pemilik rumah bisa leluasa menganiaya. Setelah kejadian itu, pemohon mendapat surat penangkapan yang dibuat oleh termohon.

Halaman
123
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved