"Masih Kayak Gitu, Cuma Ditambal Bae"
Meski sempat diprotes warga, jalan Orang Kayo Pingai depan pasar Talang Banjar tak juga mulus.
Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Meski sempat diprotes warga, jalan Orang Kayo Pingai depan pasar Talang Banjar tak juga mulus. Jalan yang sebelumnya mirip kubangan kerbau saat turun hujan, hanya ditambal.
“Masih kayak gitulah, cuma ditambal bae, nggak diaspal sekalian yang bagus gitu. Jadinya ya nggak rata gitu,” kata Haryanto warga Talang Banjar, Rabu (13/5).
Dirinya mengiginkan, agar jalan provinsi tersebut bisa diperbaiki, termasuk juga drainase di pinggir jalan. Sebab saat ini, hampir sepanjang jalan Orang Kayo Pingai drainase tidak berfungsi.
“Gimana mau airnya ngalir, orang paritnya saja sudah tertutup tanah, jadi ya gitu lah, airnya di jalan terus, makanya cepet rusak,” katanya.
Sebelumnya, jalan tersebut pernah ditanami pisang oleh warga, sebab mereka kesal jalan yang sudah lama rusak tidak kunjung diperbaiki. Kerusakan jalan tersebut juga sering membuat pengendara motor celaka.
Karena setelah turun hujan, jalan berlobang itu tertutup air, sehingga tak jarang pengendara motor jatuh dalam lubang sepanjang hampir empat meter tersebut.
“Lubangnya itu kan banyak, ini lubang, situ lubang, jadi kalau habis hujan orang nggak tau, karena tertutup air semua, jeblos jatuhlah kalau nggak siap dia,” tutur Haryanto.
Beberapa pedagang berharap pada pemerintah agar jalan yang rusak di sekitar pasar Talang Banjar bisa segera diperbaiki, sehingga mereka yang berjualan pun tak was-was takut terciprat air saat mobil melintas.
"Iyo pengennyo jalan yang rusak tu bisa cepet diperbaiki lah," pinta Ade. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/jalan-rusak-orang-kayo-pingai-pasar-talang-banjar_20150514_132813.jpg)