Apkarindo Jambi: Ke Depan Harga Karet Petani Naik
Naiknya harga karet kualitas ekspor dari Rp 14.700 menjadi Rp 15.300 per kg akan berpengaruh pada harga karet milik petani.
Penulis: hendri dede | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendri Dede Putra
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Naiknya harga karet kualitas ekspor dari Rp 14.700 menjadi Rp 15.300 per kg akan berpengaruh pada harga karet milik petani.
Dikatakan ketua Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Lukman Zakaria, kenaikan harga karet yang tarjadi selama dua hari ini ada pengaruh hasil dari pertemuan kementerian perindustrian dan perdagangan bersama kementerian PU RI.
Apkarindo yang juga mengikuti pertemuan tersebut, kata Lukman menjelaskan, ada upaya pemerintah ke depan karet akan lebih banyak dipakai di dalam negeri, misalnya untuk aspal jalan dan lainnya.
"Jadi mau mengurangi ekspor, maka para spekulan sudah mulai ketar ketir," jelasnya kepada tribunjambi.com, sore ini (9/5).
Sementara dari sisi harga di tingkat saat ini, jelasnya belum ada perubahan, harga karet masih berkisar Rp 6-7 ribu per kg. Akan tetapi tegas Lukman, dalam waktu dekat harga karet petani akan naik di tingkat perusahaan.
"Kita tergantung perdagangan dunia juga, biasanya kalau karet ekspor naik, ke depan karet petani juga akan naik, darimana ekspor itu kalau bukan dari karet petani," ungkapnya. (*)